Menanam Benteng Hukum di Sekolah: Pendekatan Humanis Polres Tanjung Perak Lindungi Pelajar Surabaya

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Nov 2026 13:56 7 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

SURABAYA — Suasana apel pagi di lapangan SMP Negeri 15 Surabaya, Jalan H.M. Noer No. 352, Kenjeran, tampak berbeda pada Senin (2/11/2026) pagi. Kehadiran jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak di tengah-tengah ratusan siswa tidak membawa kesan kaku, melainkan menghadirkan ruang dialog edukatif yang akrab.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), kepolisian berupaya menghadirkan wajah penegakan hukum yang inklusif dan preventif bagi generasi muda. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan AZ, memimpin langsung jalannya kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.10 WIB tersebut.

Sambutan hangat diberikan oleh Kepala SMPN 15 Surabaya, Yoeri Soesilo, bersama jajaran dewan guru. Dalam kesempatan itu, AKBP Irwan menekankan pentingnya membangun benteng diri di tengah maraknya ancaman peredaran barang terlarang dan dinamika pergaulan remaja saat ini.

“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan anak-anak sekalian dapat belajar dengan tenang dan aman. Masa depan kalian sangat berharga, jangan sampai rusak oleh pengaruh zat terlarang,” ujar AKBP Irwan dalam pesannya yang komunikatif.

Ia juga mengajak seluruh siswa untuk berani mengambil keputusan tegas dalam menolak segala bentuk bujuk rayu penyalahgunaan narkoba, seraya memotivasi mereka untuk tetap berfokus pada pencapaian prestasi akademik maupun non-akademik.

Setelah pengarahan utama, Kasat Narkoba AKP Adik Agus melanjutkan sesi dengan pemaparan edukatif mengenai program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Tidak hanya membedah risiko kesehatan dan hukum akibat narkoba, pemaparan tersebut juga menyentuh isu-isu keseharian pelajar, seperti pencegahan perundungan, potensi kenakalan remaja, hingga etika berkomunikasi di media sosial agar tidak terjerat masalah hukum digital. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA