Tanggulangi 1.171 Isu Hoaks, Polri Tingkatkan Kompetensi Digital dan Analisis Data

waktu baca 1 menit
Senin, 2 Nov 2026 21:36 4 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

JAKARTA — Tingginya penetrasi internet nasional membawa tantangan tersendiri bagi tata kelola ruang informasi publik. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, penetrasi internet Indonesia telah mencapai 81,7 persen atau setara 235,26 juta pengguna. Di saat bersamaan, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat sebanyak 1.171 isu hoaks dan disinformasi beredar sepanjang Januari hingga September 2026.

Menyikapi eskalasi persebaran disinformasi tersebut, Divisi Humas Polri menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi kapasitas digital personel. Langkah ini disampaikan dalam Dialog Penguatan Internal Polri Ke-4 yang diselenggarakan di Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026).

Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, melalui sambutan yang dibacakan Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri berfokus mengoptimalkan pemanfaatan analisis data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) guna mendeteksi dini perkembangan isu siber.

“Kondisi ini menjadi perhatian bagi Polri untuk memperkuat kompetensi digital personel, mengoptimalkan analisis data, serta membangun komunikasi publik yang akurat dan mudah dipahami masyarakat,” paparnya.

Pemanfaatan teknologi analisis data tersebut diproyeksikan dapat membantu Polri menyajikan klarifikasi faktual yang cepat, terukur, dan responsif terhadap potensi keresahan informasi di masyarakat. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA