Solar Sempat Kosong, Antrean Kendaraan di SPBU Serbelawan Mengular hingga Puluhan Meter
KPKTIPIKOR – SERBELAWAN – Antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Serbelawan, Kabupaten Simalungun, pada Senin (15/6/2026) malam. Puluhan truk, mobil pribadi, dan kendaraan angkutan tampak berbaris memenuhi area stasiun pengisian bahan bakar hingga meluber ke badan jalan sampai ke depan Kantor Camat Dobana. .
Panjang antrean yang mencapai puluhan meter membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat. Kendaraan yang hendak masuk maupun keluar SPBU harus bergerak perlahan akibat padatnya antrean yang terus bertambah sejak pagi hari.
Para sopir dan pengendara memilih tetap menunggu meski harus menghabiskan waktu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar, khususnya solar, yang menjadi kebutuhan utama untuk menunjang aktivitas mereka.
Salah seorang sopir truk, Pak Butar Butar, mengaku telah mengantre selama kurang lebih tiga jam. Ia berharap masih memperoleh solar karena harus kembali melanjutkan pekerjaannya mengangkut hasil pertanian.
“Tadi masih jauh kali antreannya. Mudah-mudahan dapat minyak ini, karena mau ke Kerasaan lagi jemput ikan lele,” ujarnya sambil menunggu antrean bergerak.
Keluhan serupa disampaikan seorang pengemudi mobil pick up yang juga ikut mengantre di lokasi. Menurutnya, antrean yang berlangsung cukup lama membuat jadwal pengangkutan barang menjadi terganggu dan berpotensi menyebabkan keterlambatan distribusi.
“Kalau begini terus bisa terlambat sampai tujuan. Dari tadi maju sedikit-sedikit antreannya,” katanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan telah berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Mayoritas kendaraan yang mengantre merupakan truk pengangkut hasil bumi dan kendaraan niaga yang beroperasi di berbagai wilayah pedesaan Kabupaten Simalungun.
Kendaraan yang terus berdatangan membuat antrean semakin memanjang hingga keluar dari area SPBU. Untuk menghemat bahan bakar, sejumlah sopir terlihat mematikan mesin kendaraan sambil menunggu giliran pengisian.
Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengemudi terkait kelancaran pasokan BBM, terutama bagi kendaraan logistik yang berperan penting dalam distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat.
Sementara itu, salah seorang petugas pengisian BBM membenarkan bahwa antrean panjang sudah terjadi sejak pagi hari. Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh sempat kosongnya stok solar sebelum pasokan kembali tersedia pada siang hari. ( Mhd Ihsan )
Tidak ada komentar