KPK Gelar OTT, Tangkap Bupati Muara Enim Edison Beserta 9 Orang Lain

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 18:23 52 kaperwil Bengkulu

JAKARTA, Kpktipikor.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT)  di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, sekaligus di Jakarta, Senin (8/6/2026) . Salah satu tokoh utama yang diamankan adalah Bupati Muara Enim, Edison .

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, KPK menggelar OTT di Muara Enim dan menangkap Bupati,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta . Bersama Edison, tim penyidik juga mengamankan sembilan orang lainnya sehingga total ada sepuluh pihak yang terjaring .

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, kelompok yang diamankan terdiri dari lima orang unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Bupati dan lima lainnya berasal dari pihak swasta . Penangkapan dilakukan serentak di dua lokasi, yakni wilayah Muara Enim dan Jakarta; seluruh pihak kemudian dibawa ke gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan untuk diperiksa lebih lanjut .

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merinci jenis tindak pidana korupsi yang disidik maupun modus operandi kasus tersebut. “Tim masih bekerja di lapangan untuk pendalaman, belum dapat kami jelaskan perkaranya secara rinci,” kata Budi . Sesuai aturan KUHAP, lembaga antirasuah memiliki batas waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menetapkan status hukum: apakah tetap menjadi terperiksa atau ditingkatkan menjadi tersangka .

Kabar penangkapan ini mengejutkan warga Muara Enim. Sebelumnya, pemerintahan daerah di sana sempat tersangkut dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa tahun‑tahun sebelumnya, namun Edison belum pernah tercatat sebagai pihak yang disangkakan dalam kasus lama tersebut . Warga berharap proses berjalan transparan dan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

Pihak Pemkab Muara Enim belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, KPK mengingatkan seluruh pihak agar tidak menyebar informasi yang belum terverifikasi dan menunggu hasil gelar perkara resmi yang akan segera diumumkan .

Operasi ini kembali menegaskan fokus KPK terhadap penindakan korupsi di tingkat kepala daerah dan kolusi antara pejabat dengan pelaku usaha swasta. (DF)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA