Dorong Kepemimpinan Adaptif, Polri Rotasi Pejabat Strategis di Mabes dan Kewilayahan

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Nov 2026 15:18 6 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

JAKARTA – Mabes Polri resmi merombak jajaran pimpinan di tingkat pusat dan wilayah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta responsivitas kepolisian. Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026, sebanyak 264 perwira tinggi dan menengah mendapatkan penugasan baru.

Pergeseran posisi ini menitikberatkan pada penguatan fungsi kepemimpinan di tingkat kewilayahan, seperti pimpinan Polrestabes, Polrestro, dan Polresta, serta jabatan operasional di MABES Polri. Langkah ini dipandang penting untuk memastikan instruksi pimpinan pusat terintegrasi secara cepat hingga ke tingkat tapak.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa akselerasi tugas kepolisian membutuhkan figur pimpinan yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap dinamika sosial di masyarakat.

“Para pejabat baru diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang responsif, adaptif, dan solutif dalam menjawab berbagai tantangan tugas di wilayah maupun satuan kerja masing-masing,” kata Johnny dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Beberapa pergantian strategis di Markas Besar antara lain pergantian Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri yang kini diampu Kombes Pol. Gatot Sujono, S.I.K., serta Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri yang diamanahkan kepada Kombes Pol. Teguh Wibowo, S.I.K., M.H. Secara keseluruhan, terdapat 224 personel yang menerima penugasan berupa promosi jabatan maupun penyesuaian nivelering.

Mabes Polri menekankan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan instrumen evaluasi dan dorongan moral bagi personel. Integritas dan profesionalisme menjadi tolak ukur utama dalam pengisian posisi-posisi penting tersebut.

“Yang terpenting adalah bagaimana setiap pejabat mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan humanis,” tegas Johnny. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA