KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
SIDOARJO — Sebuah unggahan di media sosial Instagram mendadak menyita perhatian publik usai memuat informasi mengenai dugaan aksi penganiayaan terhadap seorang warga/pak ogah yang tengah membantu menyeberangkan kendaraan.
Peristiwa tersebut diklaim terjadi di kawasan putar balik Klatek, Sidoarjo, pada siang hari sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan narasi yang beredar dalam unggahan tersebut, insiden disinyalir berawal dari kesalahpahaman antara korban dan seorang sopir truk trailer berpelat nomor B 9918 UEV.
Kesalahpahaman itu diduga memicu aksi kekerasan, di mana sopir tersebut disinyalir memukul korban menggunakan benda berbahan besi. Tak hanya itu, unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa beberapa rekan sopir atau kru kendaraan turut terlibat dalam pemukulan tersebut.
Akibat kejadian ini, korban dilaporkan mengalami luka bengkak pada bagian mata kiri. Pengunggah materi tersebut mengimbau warganet untuk menyebarkan informasi kejadian ini, sekaligus meminta jajaran kepolisian, khususnya Satlantas Polresta Sidoarjo, untuk turun tangan menindaklanjuti peristiwa tersebut serta memfasilitasi penyelesaian masalah.
Menunggu Konfirmasi Resmi
Meski narasi tersebut telah menyebar luas di media sosial, hingga saat ini kepastian kronologi, penyebab pasti kesalahpahaman, serta kebenaran dugaan pemukulan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Pihak-pihak terkait, termasuk korban, saksi mata di lokasi kejadian, pengemudi truk beserta kru yang dituduhkan, serta aparat kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi.
Sesuai dengan prinsip etika jurnalistik dan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence), kepastian hukum atas peristiwa ini tetap menunggu hasil penyelidikan, klarifikasi, serta keterangan resmi dari Polresta Sidoarjo maupun pihak-pihak yang terlibat. Sumber berita: (Red Jaskurnia)
Tidak ada komentar