KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
KARANGANYAR — Pengusaha sound horeg, Setyo Budi Mularso alias Pak Budi Aeromax, resmi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas pernyataan kontroversialnya yang menyinggung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur. Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam forum klarifikasi di kediaman Dr. Badarudin, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (9/9/2026) malam.
Langkah ini diambil guna meredam polemik serta kecaman publik usai perkataannya terlontar dalam acara diskusi Catatan Demokrasi yang ditayangkan stasiun televisi tvOne. Saat mendiskusikan pro-kontra fatwa terkait aktivitas sound horeg, Setyo Budi sempat melontarkan kata “goblok” yang ditujukan kepada pihak MUI Jawa Timur.
Dalam klarifikasinya di hadapan para tokoh dan pihak terkait, Setyo Budi mengonfirmasi bahwa ucapan tersebut murni terlontar akibat situasi emosional di tengah perdebatan. Ia menyatakan penyesalan mendalam dan menyampaikan permohonan maaf yang ditujukan kepada jajaran pengurus MUI Jawa Timur, MUI Pusat, hingga seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
“Saya secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidakbijaksanaan kata-kata saya yang telah melukai perasaan jajaran pengurus MUI dan masyarakat,” ujar Setyo Budi.
Menanggapi iktikad baik tersebut, KH Ma’ruf Khozin yang hadir mewakili pihak MUI memberikan respons positif. Pihaknya menyatakan menerima permohonan maaf tersebut secara terbuka dengan semangat saling memaafkan dan membina.
Pertemuan yang berlangsung hangat malam itu ditutup dengan komitmen bersama dari pihak Setyo Budi untuk berbenah diri, mengevaluasi etika komunikasi publik, serta memastikan kejadian serupa tidak akan terulang kembali di masa mendatang. Sumber berita: (Red Kurnia)
Tidak ada komentar