Sekolah SD Negeri laraga loloanaa siswa 4 oang tidak memenuhi standar pelayanan minimal
kpk tipikor.id Nias utara
-SD Negeri 077281 Laraga loloanaa,Desa laurufadoro kecamatan Afulu Nias utara dengan mempunyai siswa hanya 4 orang (empat orang) yakni siswa tersebut adalah satu keluarga kakak beradik,mulai kelas satu sampai kelas empat.
Keterangan ini di peroleh dari kepala sekolahnya sendiri,sekolah laraga loloanaa ini sudah tidak layak lagi untuk di teruskan,bangunannya juga banyak yang rusak roboh dindingnya lapuk karna di bangun terbuat dari kayu papan.
Sedangkan Gurunya ada empat orang dan operator satu orang
Sekolah tersebut di pastikan tidak memenuhi standar pelayanan minimal (spm)
Kepala sekolahnya menyatakan,”SOKHIATULO HAREFA sudah sering melapor ke dinas pendidikan kabupaten Nias utara namun tidak di respon oleh dinas tersebut.Hal ini sangat merugikan keuangan Negara,di karenakan semua guru mendapatkan gaji sertifikasi dan gaji daerah terpencil (Daci) menurut informasi yang didapat oleh media di lapangan,Gurunya juga jarang datang karna lokasi sekolah tersebut jauh,belum ada akses jalan untuk di lalui kendaraan.
Hanya bisa berjalan kaki sejauh 12 km pulang pergi.Gurunya sebagian tempat tinggalnya jauh sehingga kedatangan mereka selalu terlambat.
Pemerintah Daerah harus segra mengambil langkah,agar sekolah tersebut melebur ke SD Negeri lain di wilayah terdekat.Agar mereka siswa yang empat orang ini mendapatkan lingkungan belajar yang lebih sosial dan interaktif.
Berikut nama Gurunya yang mengajar di SD Laraga loloanaa tersebut:
1.Sokhizatulo harefa (kepala sekolah)
2.Mariati hulu (guru p3k)
3.Sry nofrianti zambak (guru p3k)
4.Rusmawati gea (gurup3k)
5.Otolieli nazara (operato sekolah)
SD Laraga loloanaa tersebut terletak di permukiman yang lumayan jauh,belum ada akses jalan dan listrik.Dulu di perkampungan itu warganya lumayan banyak,dan sekarang sudah berpindahan ke pinggir jalan besar karna sulitnya kehidupan disana.Sebagian juga ada yang merantau,sehingga anak siswa dari pada sekolah laraga loloanaa tersebut tidak lagi bertambah.(DZ)
Tidak ada komentar