Perjuangan 25 Tahun Pemekaran Sukabumi Masuki Fase Kritis, Skor Dikejar Dan Lobi Pusat Digenjot

waktu baca 3 menit
Rabu, 22 Apr 2026 14:45 5 Korlip jawa barat

KPKTIPIKOR.ID|| SUKABUMI

Perjuangan panjang selama lebih dari dua dekade untuk mewujudkan pemekaran wilayah di Kabupaten Sukabumi kini memasuki fase krusial. Setelah melalui berbagai dinamika dan hambatan, dukungan dari Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi menjadi sinyal kuat bahwa proses menuju pembentukan daerah otonomi baru semakin mendekati titik realisasi.

Wakil Ketua Presidium pemekaran, Wibowo Hadikusuma, SH., M.S.E, menegaskan bahwa secara administratif seluruh persyaratan utama telah terpenuhi. Namun, masih terdapat kendala teknis berupa skor penilaian yang menjadi syarat dari pemerintah pusat.

“Perjuangan ini sudah berjalan 25 tahun. Hari ini kita patut bersyukur karena ada respon positif dari DPRD Provinsi dan juga Pemda. Secara administratif kita sudah siap, tinggal satu kendala yaitu skor yang saat ini baru mencapai 306, sementara minimal 400. Tadi Pemda sudah menyatakan kesiapan untuk melengkapi hingga 450,” ujarnya, menegaskan optimisme.

Skor tersebut merupakan bagian dari indikator evaluasi kelayakan daerah otonomi baru yang meliputi aspek kemampuan fiskal, potensi ekonomi, jumlah penduduk, luas wilayah, hingga kesiapan infrastruktur dan pelayanan dasar.

Ketimpangan Wilayah Jadi Alasan Utama

‎Dorongan pemekaran Kabupaten Sukabumi tidak lepas dari kondisi geografis dan luas wilayah yang sangat besar. Dengan total 47 kecamatan, rentang kendali pemerintahan dinilai terlalu luas sehingga berdampak pada ketimpangan pembangunan dan lambatnya pelayanan publik.

“Ada 21 kecamatan yang secara nyata menginginkan pemekaran. Ini bukan tanpa alasan, tapi karena masyarakat merasakan langsung bagaimana jauhnya akses pelayanan dan belum meratanya pembangunan infrastruktur,” jelas Wibowo.

Ia menambahkan, pemekaran diharapkan mampu mempercepat pembangunan, mendekatkan pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan dan daerah-daerah yang selama ini dinilai tertinggal.

Sebagai langkah strategis, Presidium bersama Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada tanggal 28 mendatang. Mereka akan melakukan audiensi dengan Komisi II DPR RI serta DPD RI.

Pertemuan tersebut menjadi sangat penting, mengingat salah satu hambatan terbesar dalam pemekaran daerah saat ini adalah kebijakan moratorium dari pemerintah pusat.

“Kita akan mempertanyakan langsung terkait moratorium ini. Karena faktanya, banyak daerah yang sudah siap, termasuk Sukabumi yang dinilai paling terdepan dan tercepat dibanding daerah lain,” tegasnya.

Moratorium pemekaran daerah yang telah berlangsung cukup lama dinilai menjadi “tembok besar” yang menghambat aspirasi daerah. Meski demikian, berbagai pihak berharap pemerintah pusat dapat memberikan pengecualian bagi daerah yang telah memenuhi kriteria secara objektif.

Wibowo menilai, dengan kesiapan yang ada saat ini serta dukungan dari berbagai pihak, peluang pemekaran semakin terbuka lebar. Ia pun optimistis perjuangan ini akan segera membuahkan hasil.

“Kita sudah sampai di titik ini, tentu bukan hal yang mudah. Tapi kita yakin, Sukabumi ini sudah sangat layak. InsyaAllah akan goal, tinggal bagaimana kita terus mendorong dan mengawal proses ini,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di 21 kecamatan yang terdampak langsung, untuk turut memberikan dukungan aktif. Sosialisasi manfaat pemekaran dinilai penting agar masyarakat memahami urgensi dan dampak positif dari kebijakan tersebut.

“Kami minta dukungan semua pihak. Ini bukan hanya perjuangan presidium, tapi perjuangan masyarakat Sukabumi. Silakan disampaikan ke desa-desa, apa manfaatnya pemekaran ini, agar masyarakat semakin paham dan mendukung,” tambahnya.

Harapan Baru untuk Pemerataan dan Pelayanan, Jika pemekaran berhasil direalisasikan, diharapkan akan tercipta tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar diyakini akan lebih merata.

Perjuangan panjang ini kini memasuki babak penentuan. Dengan dukungan daerah, kesiapan administrasi, serta langkah konkret menuju pemerintah pusat, masyarakat Sukabumi menaruh harapan besar agar cita-cita pemekaran yang telah diperjuangkan selama 25 tahun akhirnya dapat terwujud.

Penulis : Korlip Jawa Barat( Koordinasi Liputan ) 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA