Melalui Program Poliran, Polda Jatim Gandeng Serikat Buruh Cegah PHK dan Dorong Dialog Humanis

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Okt 2026 21:04 3 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

SURABAYA – Langkah dialogis terus ditempuh Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk meredam potensi konflik hubungan industrial sekaligus menjaga keberlangsungan lapangan kerja. Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menggelar kunjungan silaturahmi ke DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Jawa Timur pada Rabu (28/10/2026) guna memperkuat komunikasi dua arah antara aparat penegak hukum dan elemen buruh.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor KSPSI AGN Jawa Timur tersebut menjadi sarana diskusi mendalam mengenai kondisi riil ketenagakerjaan di daerah. Ketua KSPSI AGN Jatim Ahmad Fauzi menyoroti besarnya ketergantungan masyarakat Jawa Timur terhadap keberlanjutan industri dan kepastian kerja di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Merespons masukan tersebut, Irjen Pol Dekananto menegaskan komitmen Polda Jatim dalam mengimplementasikan ‘Program Poliran’ (Polisi Peduli Pengangguran), sebuah program prioritas Kapolri yang berfokus pada perlindungan sektor ketenagakerjaan. Pendekatan ini ditujukan agar sektor padat karya, seperti industri sigaret kretek tangan (SKT) atau linting manual, dapat terus beroperasi secara stabil tanpa harus melakukan pengurangan tenaga kerja.

“Pekerja adalah pilar utama pembangunan ekonomi. Melalui jaminan keamanan dan iklim investasi yang kondusif, keberadaan sektor padat karya bisa kita pertahankan bersama demi mencegah lonjakan pengangguran,” tegas Dekananto.

Selain perlindungan terhadap iklim usaha, Dekananto menekankan bahwa penanganan dinamika penyampaian pendapat oleh buruh harus mengedepankan prinsip-prinsip humanistis. Ia menginstruksikan agar jajaran kepolisian tidak memposisikan pekerja yang memperjuangkan hak-hak kesejahteraannya sebagai pihak yang bertentangan dengan petugas.

Sebagai wujud tindak lanjut di tingkat daerah, Polda Jatim menjadwalkan forum dialog informal bertajuk “ngopi bareng” yang akan digelar secara berkala setiap bulan oleh para Kapolres bersama perwakilan serikat pekerja di wilayah hukum masing-masing.

Apresiasi atas pendekatan persuasif Kepolisian disampaikan oleh Ketua DPD KSPSI AGN Jatim Ahmad Fauzi. Ia menilai keterbukaan Polda Jatim dalam mendengarkan aspirasi buruh merupakan angin segar bagi terciptanya iklim kerja yang harmonis di Jawa Timur. Fauzi berharap komunikasi berkala tersebut efektif menyelesaikan sengketa ketenagakerjaan secara bijak sejak dini. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA