Gerakan Pangan Murah di Gomo Disambut Antusias, Upaya Pemkab Nias Selatan Jaga Daya Beli dan Kendalikan Inflasi Pangan

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Jul 2026 22:01 15 Korwil Nias

GOMO, NIAS SELATAN kpktipikor.id – Di tengah tantangan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan menghadirkan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Gomo, Jumat (17/7/2026).

 

Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

 

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Gomo tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nias Selatan, Aroziduhu Laia, S.P., M.M. Kehadirannya menegaskan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia dalam memperkuat ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

 

Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari program nasional yang mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga, antara lain Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia, BULOG, ID FOOD, serta Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.

 

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.

 

Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi warga, terutama di tengah fluktuasi harga beras dan bahan pangan lainnya yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Aroziduhu Laia, mengatakan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap pangan dengan harga yang terjangkau.

 

“Melalui program pemerintah daerah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

Program ini juga merupakan upaya menjaga stabilitas pasokan pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai.

Warga memadati lokasi pasar murah untuk membeli kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau.

 

Salah seorang warga, Ina Devi Zebua, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Program ini sangat membantu masyarakat. Dengan tingginya harga beras saat ini, kehadiran Gerakan Pangan Murah dari Dinas Ketahanan Pangan benar-benar memberikan manfaat bagi kami,” katanya.

Dari sisi kebijakan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tidak hanya berorientasi pada penjualan bahan pangan murah, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan stabilitas harga di pasaran.

 

Ketika kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang lebih terjangkau, daya beli masyarakat dapat dipertahankan sehingga dampak inflasi terhadap rumah tangga berpenghasilan rendah dapat diminimalkan.

 

Meski demikian, efektivitas program ini juga akan sangat bergantung pada kesinambungan pelaksanaannya.

Sejumlah warga berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, tetapi dapat dilaksanakan secara berkala sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai kecamatan di Kabupaten Nias Selatan.

 

Dengan mengusung semangat “Pangan Swasembada, Harga Terjaga, Stok Aman, Pasokan Lancar, Harga Wajar,” Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berharap Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu solusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Pemerintah juga mengimbau masyarakat Kecamatan Gomo dan wilayah sekitarnya untuk memanfaatkan program ini sebaik-baiknya sebagai bagian dari upaya bersama menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.

(Sadawa)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA