KUM-ITT Desa 2026 Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat melalui Program Mitigasi Bencana Gempa Bumi

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Jul 2026 08:35 25 Korlip jawa barat

kpktipikor.id | Sukabumi Mahasiswa Universitas Trisakti yang tergabung dalam Tim KUM-ITT (Kuliah Usaha Mandiri – Ilmu Teknologi Terapan) Desa Munjul 2026 melaksanakan kegiatan pelatihan simulasi mitigasi bencana gempa bumi di Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Program ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi.

Kegiatan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas anak anak Tingkat SD, warga di sekitar SDN Ciaripin, Desa Munjul serta petugas BPBD Kecamatan Ciambar.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai penyebab terjadinya gempa bumi, potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa terjadi. Kegiatan diawali dengan penyuluhan materi kebencanaan, pelatihan simulasi saat terjadi gempa bumi dan diakhiri dengan gotong royong pembuatan rambu kebencanaan di SD Ciaripin, Desa Munjul, Kecamatan CIambar.

 

Pendekatan ini digunakan agar masyarakat tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya ketika menghadapi kondisi darurat.

Ketua Tim KUM-ITT Desa Munjul 2026, Ester Elizabeth menjelaskan bahwa rambu kebencanaan dapat dibuat dari bahan sisa yang tidak terpakai. “Pembuatan rambu titik kumpul untuk yang versi sederhana dapat menggunakan kardus dan bambu. Untuk versi yang lebih baik,

 

material dapat menggunakan plat sisa serta tiang yang tidak terpakai” Ujar Ester

Dosen Pembimbing Lapangan KUM-ITT Desa Munjul 2026, Faisal Adinegoro, S.T., M.Eng. berharap kegiatan pelatihan simulasi mitigasi bencana yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman terhadap gempa bumi.

 

“Kabupaten Sukabumi rentan terhadap gempa bumi dikarenakan dekat dengan Sesar Cimandiri dan Zona Subduksi Sunda. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, Masyarakat dapat lebih mengenal dan memahami terkait gempa bumi serta apa yang perlu dilakukan saat terjadi gempa bumi, khususnya bagi Masyarakat Desa Munjul” kata Faisal.

Petugas BPBD Kecamatan Ciambar, Dedi Supianto menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan simulasi mitigasi bencana gempa bumi yang dilakukan oleh Tim KUM-ITT Desa Munjul 2026, serta pemasangan rambu kebencanaan di SDN Ciaripin.

 

Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim KUM-ITT Desa Universitas Trisakti yang telah melaksanakan kegiatan simulasi mitigasi gempa bumi serta memasangkan rambu kebencanaan. Pemasangan rambu kebencanaan akan sangat bermanfaat bagi Siswa/I serta Guru di SDN Ciaripin” Kata Dedi.

 

Selain program mitigasi bencana dan pemasangan rambu kebencanaan, para mahasiswa juga melakukan serangkaian program, di antaranya:

Penyuluhan terkait pentingnya PAUD, dimana PAUD itu penting untuk perkembangan karakter anak sebelum masuk SD.

 

Penyuluhan hidup sehat yang dimulai dari penyuluhan bahaya dan pencegahan Stunting, DBD dan pengelolaan sampah di Tingkat rumah tangga. Pelatihan ini diikuti oleh warga Kampung Tegalega, Desa Munjul

Pelatihan Bahasa Inggris, yang diikuti oleh anak-anak di sekitar SD Ciaripin, Desa Munjul.

Penyuluhan Pengembangan Wisata Cimunjul Riverside, salah satu objek wisata yang baru berdiri setelah pelaksanaan KUM-ITT Desa Munjul tahun 2025. Penyuluhan berfokus kepada pemasaran dan branding agar Objek Wisata Cimunjul Riverside dapat dikenal lebih banyak orang.

 

Gotong Royong revitalisasi PAUD Ciaripin dalam bentuk Pembuatan Mural. Kegiatan pembuatan mural diawali dari pembuatan sketsa, pemberian warna dan ditutup dengan cap tangan oleh anak-anak dan Masyarakat Desa Munjul serta Tim KUM-ITT Desa Munjul 2026

Gotong Royong pembenahan aksesibilitas jalan berupa Cermin Cembung dan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

 

Kegiatan ini merupakan program lanjutan dari pemasangan lampu solar panel yang sudah dilakukan oleh Tim KUM-ITT Desa Munjul 2025

Kepala Desa Munjul, Bapak Ujang Aos, menyampaikan apresiasinya atas program yang dibawa oleh mahasiswa. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Mahasiswa Universitas Trisakti atas bantuan yang diberikan, semoga dapat bermanfaat bagi Warga Desa Munjul dan menjadi berkah untuk semuanya” ujarnya

Kegiatan KUM-ITT Desa Universitas diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya inovasi dan kolaborasi antara Universitas Trisakti dengan seluruh desa di wilayah Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi dan keberlanjutan lingkungan melalui pendekatan teknologi terapan.

 

 

Penulis 🙁 ismail )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA