Firman Halawa Dinilai Berintegritas Tinggi, Aktivis GMICAK Dorong Promosi Jabatan

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 19:49 2 Korwil Nias

kpktipikor.id| Gunungsitoli, Senin 20 April 2026 — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gunungsitoli, Firman Halawa, mendapat apresiasi dan dukungan dari kalangan aktivis anti korupsi di wilayah Kepulauan Nias atas kinerjanya dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris LSM Gerakan Masyarakat Indonesia Cerdas Anti Korupsi, Noverius Sadawa, yang menilai bahwa upaya penegakan hukum yang dilakukan Kajari Gunungsitoli menunjukkan komitmen kuat dan ketegasan dalam menindak pelaku korupsi.

Menurut Noverius Sadawa, selama kepemimpinan Firman Halawa, penanganan kasus korupsi di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Gunungsitoli mengalami perkembangan signifikan.
Sejumlah perkara berhasil diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

“Kalau bisa, semua pelaku korupsi di Kepulauan Nias ditangkap dan dihukum sesuai hukum yang berlaku,” ujar Noverius Sadawa kepada wartawan di kantor pusat di Jalan Mohammad Yamin No. 12, Gunungsitoli.

Ia menambahkan bahwa masyarakat di Kepulauan Nias pada umumnya mendukung langkah tegas Kajari dalam memberantas korupsi secara menyeluruh.

Kinerja tersebut bahkan dinilai sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Di masa kepemimpinan beliau, banyak kasus korupsi ditangani dan pelakunya ditahan. Ini patut diapresiasi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Noverius Sadawa menilai bahwa Firman Halawa layak mendapatkan promosi jabatan atas dedikasi dan prestasinya dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Hal tersebut, menurutnya, menjadi catatan penting bagi pimpinan di tingkat pusat.

Selain itu, pihaknya bersama sejumlah organisasi sosial kontrol berencana melakukan audiensi dengan jajaran Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dalam waktu dekat.

Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan kemitraan dalam upaya pencegahan serta pemberantasan korupsi di Kepulauan Nias, sekaligus mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Dengan adanya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan korupsi di wilayah Kepulauan Nias dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Jurnalis: Martianus Duha

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA