Sijunjung (SUMBAR)kpktipikor.id-Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) tidak ingin berhenti pada fungsi pemberitaan. Organisasi pewarta warga ini juga mendorong penguatan budaya literasi sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk melihat secara lebih dekat berbagai peran kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Penasehat DPC PPWI Sijunjung, Fajar Sefrian, SE, Rabu, (16/9/2026 usai rapat persiapan HUT PPWI ke 19 tahun 2026.
Lebih lanjut Fajar Seftrian, menanggapi gagasan PPWI dalam mengangkat aktivitas dan peran Bhabinkamtibmas di masyarakat pada peringatan HUT ke 19 PPWI tahun 2026 itu sangat positif sekali.
Menurut Fajar, langkah tersebut sangat sejalan dengan fungsi PPWI dalam membudayakan literasi. Terlebih, Bhabinkamtibmas merupakan personel kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat bawah.
“Ini sangat sejalan dengan peran dan fungsi PPWI dalam membudayakan budaya literasi. Apalagi menyangkut peran Bhabinkamtibmas di masyarakat,” kata Fajar.
Ia menilai, keterlibatan pewarta warga dalam melihat aktivitas Bhabinkamtibmas dapat menghadirkan check and balances. Artinya, kerja kepolisian tidak hanya dinilai dari perspektif internal institusi, tetapi juga dapat dilihat dari sudut pandang masyarakat.
Bahkan, menurutnya, dari aktivitas Bhabinkamtibmas di lapangan sangat mungkin ditemukan pola-pola pelayanan atau pendekatan yang inovatif dan kemudian dapat menjadi praktik baik (best practice) bagi personel lainnya.
“Mana tahu ditemukan pola-pola tertentu yang bisa meningkatkan peran serta polisi, khususnya Bhabinkamtibmas. Kalau ada yang bagus, bisa terekspos dan menjadi best practice bagi kawan-kawan Bhabinkamtibmas di masyarakat,” ujarnya.
Kerja Polisi di Tingkat Bawah Perlu Terlihat
Fajar mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap anggota kepolisian yang selama ini bekerja langsung di tengah masyarakat.
Menurut dia, selama ini aktivitas anggota banyak diketahui dari lingkungan internal kepolisian. Dengan hadirnya pewarta dari luar institusi, kerja-kerja Bhabinkamtibmas yang positif dapat diketahui lebih luas oleh publik.
“Artinya, apa yang dikerjakan Bhabinkamtibmas itu terlihat. Selama ini mungkin dilihat oleh internal polisi, jajaran Polres dan seterusnya. Sekarang orang di luar, khususnya PPWI, ikut melihat peran serta itu dengan baik,” katanya.
Ia menilai hal itu menjadi penting karena pemberitaan tentang kepolisian tidak semestinya hanya muncul ketika terjadi persoalan. Aktivitas positif anggota di lapangan juga perlu diketahui masyarakat secara objektif.
“Di tengah sorotan-sorotan masyarakat terkait polisi, ternyata ada juga yang bisa kita ekspos dari peran serta polisi di bawah,” ucapnya.
PPWI Konsisten Bangun Budaya Literasi
Fajar menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kesinambungan program PPWI dalam membangun budaya literasi di masyarakat.
Sebelumnya, PPWI juga telah melibatkan kalangan pelajar dalam sejumlah kegiatan yang dilaksanakan Polres. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan budaya literasi sekaligus mendorong generasi muda untuk memahami kerja-kerja pelayanan publik.
“PPWI masih terus bersemangat menjaga budaya literasi, memperkuat budaya literasi, kemudian ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu yang nyata dilakukan PPWI dengan berbagai keterbatasannya,” katanya.
Ia menyebut berbagai gerakan kecil yang dilakukan para pewarta warga dapat menjadi tonggak dalam memperkuat kehidupan literasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sijunjung.
Bukan Sekadar Mitra Polisi
Lebih jauh, Fajar menegaskan bahwa posisi PPWI tidak hanya sebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, pewarta juga memiliki fungsi sosial untuk melakukan pengecekan terhadap informasi dan aktivitas pelayanan publik secara objektif.
“Ini menjadi bagian penting. Selain sebagai mitra polisi, PPWI juga sebagai sarana cross check and balances bagi apa yang dilakukan oleh kawan-kawan polisi,” tegasnya.
Ia berharap pola kolaborasi tersebut dapat terus berkembang. Bahkan, tidak menutup kemungkinan gagasan serupa dikembangkan dalam skala yang lebih luas di Sumatera Barat.
“Ke depan mungkin Sumatera Barat kita buat lebih hebat lagi. Kita ingin mengungkapkan bahwa polisi itu tidak dilihat hanya dari satu sisi saja. Ternyata ada juga kesan yang baik dan peran yang baik yang bisa kita ekspos,” pungkas Fajar Sefrian.
Ketua PPWI Cabang Sijunjung Herman, S.Ag membenarkan bahwa dalam peringatan HUT PPWI ke 19 yang jatuh pada setiap tanggal 11 November, kita akan mengadakan lomba menulis tentang aktivitas anggota Bhabinkamtibmas pada bulan Oktober mendatang.
Dikatakan, pada saat berkoordinasi dengan Kasat Binmas dan Kasi Humas Polres sangat mendukung kegiatan ini, tentunya dalam waktu dekat ini, kita dari DPC PPWI Kabupaten Sijunjung akan mengkomunikasikan dulu dengan Kapolres AKBP Wilian Harbensyah tentang rencana baik kita ini.
(Mardius,C.JI,C.LWI)
Tidak ada komentar