Banda Aceh,kpktipikor.id.- Beliau ditembak mati oleh orang tak dikenal yang datang ke rumahnya di kawasan Darussalam pada Ahad pagi, 16 September 2000. Hingga kini, pelaku dan motifnya tidak pernah diungkap.
Rektor IAIN Ar-Raniry ini adalah salah seorang dari beberapa tokoh Aceh yang menjadi korban akibat konflik bersenjata antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Indonesia.
Pak Safwan adalah ulama dan akademisi Aceh yang cukup kritis, cerdas, moderat dan tegas. Almarhum dekat dengan semua kalangan dan dicintai mahasiswa serta dihormati rakyat.
Beliau sering memberikan kajian-kajian sangat mencerahkan di masjid kampus IAIN (sekarang UIN) Ar-Raniry dan masjid-masjid lain di Aceh.
Prof Safwan dikenal sosok bersahaja dan rendah hati. Dialah sang guru besar yang bagaikan permata bagi kampus Darussalam. Beliau cukup disegani karena kedalaman ilmunya.
Al-Fatihah untuk almarhum dan semua korban konflik Aceh yang hingga kini belum mendapatkan keadilan di dunia. Tapi yakinlah nanti pasti akan ada keadilan di akhirat.
Semoga Allah Azza wa Jalla menempatkan arwah Pak Safwan dan para korban konflik Aceh lain dalam Surga Firdaus… Aamiiinn Ya Rabbal’Aalamiin.
“Aceh lon sayang.”
(Red. KPK news.).
Tidak ada komentar