Aksi Humanis Tampa Sekat Kapolres Bulukumba AKBP Restu Dialog dengan Massa Sambil Duduk di Aspal 

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 08:24 2 Admin KPK

*Bulukumba. KPK Tipikor id* — Aksi humanis ditunjukkan Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto saat menemui massa aksi unjuk rasa, Senin, 27 April 2026. Tak ada sekat, Restu memilih duduk lesehan di aspal bersama peserta aksi untuk berdialog dan mendengarkan aspirasi mereka.

 

Momen itu terjadi di depan pintu gerbang Mapolres Bulukumba. Massa aksi yang datang menyuarakan tuntutan terkait penegakan hukum dan pelayanan publik, awalnya berdiri. Melihat itu, AKBP Restu Wijayanto langsung turun, melepas jarak, dan ikut duduk di jalan bersama mahasiswa dan masyarakat.

 

“Kami hadir bukan untuk dilawan, tapi untuk didengar. Silakan sampaikan, saya duduk di sini sebagai pelayan kalian,” ucap Restu disambut tepuk tangan peserta aksi. Ia didampingi Wakapolres Kompol Eddy Sumantri dan sejumlah PJU Polres Bulukumba yang juga ikut lesehan.

 

Pendekatan persuasif ini mencairkan suasana. Perwakilan massa aksi satu per satu menyampaikan tuntutan. Mulai dari penanganan kasus yang dianggap lambat, hingga transparansi pelayanan SKCK dan SIM. Kapolres mencatat semua poin dan berjanji menindaklanjuti.

 

AKBP Restu menegaskan komitmennya membuka ruang dialog. “Polri tidak anti kritik. Kalau ada anggota saya yang salah, laporkan. Kalau ada pelayanan yang lambat, sampaikan. Kita perbaiki sama-sama. Tapi caranya harus damai, jangan anarkis,” tegasnya.

 

Aksi duduk di aspal ini bukan pertama kali dilakukan Restu. Sejak menjabat Kapolres Bulukumba, ia dikenal sering turun langsung saat demo, meminimalisir gesekan dengan pendekatan humanis. Langkah ini diapresiasi mahasiswa karena dianggap menghargai penyampai aspirasi.

 

Kasat Intelkam Polres Bulukumba, AKP Muh. Ali, menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan koordinator aksi sejak H-1. “Ini SOP kami. Pengamanan humanis, utamakan dialog. Pak Kapolres sendiri yang minta agar massa aksi diperlakukan sebagai mitra, bukan musuh,” ujarnya.

 

Usai dialog yang berlangsung hampir satu jam, massa aksi membubarkan diri dengan tertib. Sebelum bubar, AKBP Restu Wijayanto bahkan menyempatkan diri bersalaman dan berfoto bersama perwakilan mahasiswa. “Baru kali ini kami demo disambut Kapolres yang mau duduk bareng di jalan. Salut,” kata Arham, Koordinator Lapangan aksi.

 

Pendekatan Kapolres Bulukumba ini viral di media sosial. Banyak warganet memuji langkah AKBP Restu Wijayanto sebagai contoh polisi presisi yang dekat dengan rakyat. “Kalau semua Kapolres begini, demo pasti damai,

 

*Pewarta: Andi Mustafa*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA