waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 06:05 16 Korlip jawa barat

KPKTIPIKOR | SUKABUMI — Pembangunan dan pemeliharaan sarana prasarana di daerah pemilihan (Dapil) Wilayah II Kabupaten Sukabumi terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Komisi II, Teddy Setiadi. Menurutnya, kebutuhan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan dan fasilitas umum, masih cukup banyak tersebar di sejumlah kecamatan dan desa yang berada di wilayah Dapil II.

Namun, besarnya kebutuhan tersebut belum sepenuhnya sebanding dengan ketersediaan anggaran daerah. Karena itu, pelaksanaan pembangunan harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas.

“Memang belum sepenuhnya sesuai harapan. Oleh karena itu, pelaksanaan pembangunan infrastruktur akan terus berjalan secara bertahap, disesuaikan secara cermat dengan kemampuan keuangan daerah serta tingkat kepentingan dan urgensinya,” ungkap Teddy kepada Jurnalsukabumi.com, Kamis (20/08/2026).

Teddy menegaskan, keterbatasan anggaran bukan berarti pembangunan infrastruktur berjalan lambat maupun persoalan masyarakat diabaikan. Menurutnya, penyesuaian program dengan kemampuan fiskal daerah merupakan langkah penting agar pembangunan dapat dilaksanakan secara terukur dan tepat sasaran.

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, sekaligus tetap memperhatikan aspek transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran.

“Yang terpenting pembangunan tetap berjalan dan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan yang paling mendesak. Kita harus melihat kondisi di lapangan dan menentukan mana yang menjadi prioritas,” ujarnya.

Teddy menjelaskan, prioritas pembangunan infrastruktur di antaranya diarahkan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah, memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, serta menjadi akses penting bagi kegiatan ekonomi warga.

Selain itu, infrastruktur yang menunjang aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga perlu mendapat perhatian. Kondisi jalan dan fasilitas umum yang memadai dinilai dapat mendukung kelancaran distribusi barang serta meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Teddy berharap pembangunan infrastruktur di Dapil Wilayah II dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Ia juga mendorong masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan program prioritas.

Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan anggaran yang cermat, pembangunan diharapkan tetap berjalan sesuai kemampuan daerah serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara bertahap.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA