Semarak OASIS-MU 2026: Ratusan Pelajar Ikuti Lomba Panahan Tingkat Kabupaten di SMK Muhammadiyah 2 Genteng

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Okt 2026 13:04 11 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI — Ajang pencarian bakat dan silaturahmi pelajar bergengsi tingkat kabupaten, Olympiad Art, Sport, Islamic, and Sains Muhammadiyah (OASIS-MU) kembali digelar pada Selasa (6/10/2026). Salah satu cabang olahraga yang menjadi sorotan utama adalah Lomba Panahan, yang berlangsung dengan penuh sportivitas di lapangan sekolah SMK Muhammadiyah 2 Genteng, Banyuwangi.

 

Kompetisi olahraga ketangkasan ini mendapat respons positif dan diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai institusi pendidikan se-Kabupaten Banyuwangi. Untuk memastikan keberimbangan dan keadilan dalam kompetisi, panitia penyelenggara membagi perlombaan ke dalam beberapa kategori jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

 

Persaingan di arena panahan berlangsung kompetitif namun tetap mengedepankan etika dan semangat persaudaraan antarpelajar. Pada kategori tingkat SMP, delegasi dari SMP Muhammadiyah berhasil mencetak prestasi gemilang.

 

Siswi bernama Gadis Fitri Yani Saputro sukses keluar sebagai Juara 1. Gadis tampil impresif dengan akurasi tembakan yang konsisten sejak babak kualifikasi hingga putaran final, menyingkirkan puluhan pesaing lainnya di kategorinya.

 

Selain kemenangan yang diraih oleh Gadis Fitri Yani Saputro, ajang ini juga melahirkan sejumlah juara pertama lainnya di masing-masing jenjang (SD dan SMA). Nama-nama pemenang dari berbagai sekolah ini menjadi bukti bahwa pembinaan ekstrakurikuler panahan di Kabupaten Banyuwangi telah merata dan berkembang pesat.

 

Pemilihan SMK Muhammadiyah 2 Genteng sebagai tuan rumah penyelenggaraan dinilai sangat tepat. Sebagai salah satu sekolah swasta terkemuka di wilayah tersebut, pihak sekolah mampu menyediakan fasilitas dan lapangan yang memadai sesuai dengan standar keamanan perlombaan panahan. Penyelenggaraan yang rapi dan terorganisasi dengan baik ini mendapat apresiasi dari para ofisial, guru pendamping, maupun orang tua peserta yang hadir langsung memberikan dukungan.

 

Secara keseluruhan, gelaran OASIS-MU 2026 tidak hanya menjadi wadah kompetisi semata, melainkan juga ruang pembinaan karakter. Melalui olahraga panahan, para pelajar diajarkan tentang nilai kedisiplinan, fokus, ketenangan, serta sportivitas dalam menerima hasil perlombaan. Ke depannya, para juara diharapkan dapat terus mengasah kemampuan mereka untuk membawa nama baik Banyuwangi di ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA