Program Sumur Bor Hadir di Nyalindung, Pemdes Manajati Dorong Perluasan Layanan Air Bersih

waktu baca 3 menit
Senin, 24 Agu 2026 14:23 10 Korlip jawa barat

KPAKTIPIKOR | SUKABUMI — Pemerintah Desa Manajati, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terus mendorong pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih bagi warga Kampung Nyalindung, RW 07. 24/08/2016

Upaya tersebut mendapat dukungan melalui hadirnya program penyediaan sumber air bersih berupa sumur bor. Program ini dinilai menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air, terutama ketika memasuki musim kemarau.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Manajati menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program tersebut. Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan bagian penting dari pemenuhan layanan dasar masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini Manajati mendapatkan salah satu program untuk penyediaan layanan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih. Kampung Nyalindung merupakan salah satu wilayah yang masih membutuhkan perhatian terkait air bersih,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya masyarakat telah memiliki sumber air melalui program Pamsimas. Dengan adanya sumur bor tersebut, kini tersedia sumber air tambahan yang diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air bagi warga.

Meski demikian, distribusi air dari sumber sumur bor tersebut belum sepenuhnya menjangkau rumah-rumah warga. Karena itu, Pemerintah Desa Manajati berencana mendorong pembangunan jaringan distribusi sederhana menuju kawasan permukiman.

Pemdes juga membuka peluang kolaborasi dengan masyarakat dan pihak lain untuk memenuhi kebutuhan material jaringan, baik berupa selang maupun pipa paralon. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pembangunan keran komunal yang lokasinya lebih dekat dengan permukiman warga.

“Air ini merupakan kebutuhan yang sangat penting. Kita akan menghitung kebutuhan materialnya dan mengupayakan agar sumber air ini bisa semakin dekat dengan permukiman sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain RW 07, Pemerintah Desa Manajati juga menyoroti kondisi RW 06 yang masih membutuhkan dukungan penyediaan air bersih. Pemdes mengaku telah mengusulkan bantuan melalui program CSR PT PNM dan berharap dapat segera direalisasikan.

Dengan demikian, Pemdes Manajati menargetkan dua wilayah yang masih mengalami keterbatasan air bersih tersebut dapat memperoleh solusi pada tahun ini.

Kepala Desa Manajati juga mengingatkan pentingnya penyediaan air bersih yang layak bagi masyarakat. Menurutnya, warga sebaiknya tidak bergantung pada air permukaan yang berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan apabila kualitasnya tidak terjamin.

Dorong Karya Bakti TNI untuk Perbaikan Jalan

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Manajati turut menyampaikan aspirasi masyarakat mengenai kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut kepada jajaran TNI yang hadir.

Ia berharap perbaikan jalan yang kondisinya masih rusak dapat menjadi salah satu prioritas dalam program karya bakti TNI.

“Kami berharap nanti bisa dimasukkan dalam program karya bakti TNI. Kami akan segera membuat proposal usulan dan mohon dapat dikawal agar menjadi prioritas,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemerintah Desa Manajati sebelumnya telah merencanakan penyelesaian perbaikan jalan yang menghubungkan RW 08 menuju RW 07. Namun, adanya penyesuaian anggaran desa membuat rencana tersebut perlu disesuaikan kembali.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah desa, TNI, masyarakat, serta pihak swasta dinilai penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemenuhan layanan dasar masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Danramil 0607 Kota Sukabumi, unsur Koramil Cibadak, Persit, Pemerintah Kecamatan Cibadak, unsur kepolisian, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan desa, para ketua RT/RW, LPM, TP PKK, kader, tenaga PAUD, tokoh agama, MUI, Nahdlatul Ulama, majelis taklim, serta masyarakat Kampung Nyalindung.

Pemerintah Desa Manajati berharap sinergi berbagai pihak tersebut dapat terus diperkuat sehingga pembangunan tidak hanya menyelesaikan persoalan air bersih, tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA