Kpktipikor.id | Sukabumi-Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui program revitalisasi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program ini bertujuan menciptakan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih layak, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, H. Wildan, mengatakan bahwa terdapat tujuh sekolah penerima bantuan revitalisasi yang terdiri dari SMP negeri dan swasta. Program tersebut didanai melalui anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia dengan total nilai sekitar Rp2,1 miliar.
“Pengerjaan saat ini sedang berjalan di masing-masing sekolah penerima bantuan. Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp2,1 miliar,” ujar H. Wildan.
Menurutnya, bantuan revitalisasi tersebut merupakan hasil usulan yang diajukan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut tidak hanya mencakup sekolah yang saat ini mendapatkan bantuan, tetapi juga seluruh SMP negeri dan swasta yang dinilai membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana.
“Kami mengusulkan sejumlah sekolah yang membutuhkan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB), rehabilitasi ruang belajar, serta pembangunan fasilitas sanitasi seperti MCK. Dari usulan yang diajukan, beberapa sekolah swasta telah mendapatkan persetujuan bantuan,” jelasnya.
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) di masing-masing sekolah. Sistem ini diharapkan mampu menyesuaikan pembangunan dengan kebutuhan riil satuan pendidikan serta meningkatkan partisipasi masyarakat sekolah dalam pengawasan pembangunan.
H. Wildan menambahkan, program revitalisasi ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Dengan fasilitas yang lebih baik, proses pembelajaran diharapkan berjalan lebih efektif sehingga mampu mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui program revitalisasi ini, kami berharap kualitas sarana pendidikan semakin meningkat dan mampu menunjang mutu pembelajaran. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.***
Tidak ada komentar