Menakar Efektivitas Operasi Patuh Semeru 2026: Perubahan Paradigma Menuju Budaya Tertib Lalu Lintas

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Okt 2026 15:13 7 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

SURABAYA — Pola penanganan ketertiban lalu lintas di Jawa Timur mengalami pergeseran pendekatan pada gelaran Operasi Patuh Semeru 2026. Jajaran kepolisian mengalihkan fokus dari penindakan punitif menuju penguatan budaya tertib berkendara secara berkelanjutan.

Langkah ini dirancang untuk menjawab tantangan keselamatan jalan raya yang memerlukan keterlibatan aktif dari pengguna jalan. Penindakan hukum konvensional dinilai belum sepenuhnya mampu menumbuhkan kesadaran kolektif jika tidak diimbangi dengan upaya edukatif yang konsisten.

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Rahmat Hakim menyatakan bahwa operasi ini mengombinasikan sosialisasi preemtif, patroli intensif, dan pemanfaatan penindakan berbasis teknologi. Penindakan terhadap pelanggaran yang berisiko tinggi diprioritaskan melalui pemantauan kamera otomatis demi menjamin transparansi.

Pengawasan ketat difokuskan pada kawasan rawan kecelakaan dan titik kemacetan utama di seluruh jalur Jawa Timur. Kehadiran personel di lapangan ditujukan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan imbauan langsung kepada para pengguna jalan.

Penerapan operasi di tingkat kabupaten dan kota turut memperhitungkan potensi dinamika wilayah, termasuk antisipasi situasi bencana alam. Fleksibilitas ini memungkinkan jajaran kepolisian bertindak tanggap sesuai kondisi kedaruratan setempat tanpa mengabaikan fungsi pengawasan.

Keberhasilan program jangka panjang ini bergantung pada perubahan perilaku masyarakat dalam menyikapi aturan lalu lintas. Kepatuhan berkendara idealnya didasari atas kesadaran penuh akan perlindungan jiwa pribadi dan orang lain, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan secara permanen. Sumber berita: (Red Jaskurnia

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA