KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
JEMBER — Upaya menyiapkan SDM berkualitas menuju Generasi Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh capaian akademik di dalam kelas, tetapi juga dari kedisiplinan dan kepatuhan terhadap hukum di ruang publik. Menyadari hal tersebut, Polres Jember mengambil langkah proaktif mengedukasi generasi muda melalui program Polisi Jogo Sekolah.
Pada Jumat (30/10/2026), ratusan pelajar SMKN 5 Jember di Kecamatan Sukorambi menyimak arahan langsung dari Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman, S.I.K., M.A. Kehadiran kepolisian di tengah institusi pendidikan ini membawa misi edukatif: menanamkan kesadaran bahwa keselamatan berkendara adalah kebutuhan utama, bukan sekadar upaya menghindari sanksi tilang.
“Kami ingin mengedepankan pendekatan yang bersahabat dan edukatif. Pelajar adalah pilar utama masa depan bangsa, sehingga keselamatan nyawa mereka di jalan raya harus dilindungi sejak dini,” jelas Kompol Effan.
Remaja usia sekolah menjadi salah satu kelompok rentan dalam isu keselamatan lalu lintas. Melalui sosialisasi ini, para siswa diajak memahami risiko kecelakaan dan pentingnya mematuhi aturan dasar, mulai dari kewajiban memakai helm SNI, melengkapi surat kendaraan, hingga menjauhi aksi balap liar.
Penyampaian imbauan Kamtibmas ini diselaraskan dengan momentum Operasi Patuh Semeru 2026 yang mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Sekolah dipandang sebagai ruang paling efektif untuk membentuk norma kesadaran publik yang bertahan jangka panjang.
Melalui program yang mendukung Quick Wins Kapolri dan Commander Wish Kapolda Jatim ini, Polres Jember menargetkan terbentuknya agen perubahan dari kalangan pelajar. Harapannya, kedisiplinan lalu lintas yang terbentuk di lingkungan SMKN 5 Jember dapat menular ke ekosistem keluarga dan masyarakat luas demi terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah Jawa Timur. Sumber berita: (Red Jaskurnia)
Tidak ada komentar