Kepala SMAN 1 Air Naningan Tampung Aspirasi SPMB: Sekolah Dua Sesi 

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 11:10 14 Intelijen Nasional

 

 

TANGGAMUS,KPKTipikor.id– Polemik Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMA Negeri 1 Air Naningan memasuki babak baru. Menindaklanjuti arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Kepala SMAN 1 Air Naningan, Hairani, M.Pd., menggelar rapat koordinasi bersama para Kepala Pekon se-Kecamatan Air Naningan, Senin (29/6/2026), guna menyerap aspirasi masyarakat terkait keterbatasan daya tampung siswa.

 

Rapat tersebut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Rodi Hayani Samsun, S.H., M.P., Ketua MKKS Kabupaten Tanggamus Desi Mulyawan, M.Pd., Kapolsek Pulau Panggung IPTU Suamin, dewan guru, para kepala pekon, perwakilan GRIB Jaya, serta insan pers.

 

Dalam pertemuan itu, para Kepala Pekon menyuarakan keluhan masyarakat karena banyak calon peserta didik asal Kecamatan Air Naningan gagal diterima di SMAN 1 Air Naningan. Mereka meminta Pemerintah Provinsi Lampung mengevaluasi pelaksanaan SPMB sekaligus menambah kuota penerimaan siswa.

 

“Kami semua kecewa. Tolong sampaikan kepada Kadis Pendidikan Provinsi Lampung agar persoalan ini segera ditindaklanjuti,” ujar Kepala Pekon Sinar Jawa, Hadi Hari Yanto.

 

Menanggapi aspirasi tersebut, Hairani menegaskan seluruh masukan masyarakat akan diteruskan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung sebagai bahan evaluasi.

 

“Hasil rapat ini akan kami laporkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. Kami berharap ada solusi terbaik agar kebutuhan pendidikan masyarakat dapat terakomodasi,” kata Hairani.

 

Dalam pembahasan lanjutan bersama Ketua MKKS Kabupaten Tanggamus, muncul opsi penerapan sistem pembelajaran dua sesi, yakni pagi dan siang, sebagai solusi untuk menambah kapasitas penerimaan siswa tanpa harus menambah ruang belajar dalam waktu dekat.

 

Usulan tersebut mendapat respons positif dari peserta rapat dan akan diajukan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk dikaji sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Sementara itu, Kapolsek Pulau Panggung IPTU Suamin mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga situasi agar tetap kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyikapi persoalan SPMB.

 

Rapat koordinasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal lahirnya solusi konkret atas persoalan daya tampung di SMAN 1 Air Naningan, sehingga pelaksanaan SPMB pada tahun mendatang dapat berjalan lebih adil, transparan, dan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat setempat. (Didi Irawan)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA