Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangkinang Gelar Razia Insidentil Menuju Zero Halinar

waktu baca 2 menit
Jumat, 7 Agu 2026 14:02 4 Tim investigasi nasional

BangkinangKPKtipikor.id – Dalam rangka memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) serta mewujudkan komitmen menuju Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Lapas Kelas IIA Bangkinang melaksanakan razia insidentil di blok hunian warga binaan, Rabu (05/08/2026).

Sebelum pelaksanaan razia, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Kelas IIA Bangkinang, Armaita, memberikan arahan kepada seluruh petugas yang terlibat.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelaksanaan penggeledahan yang mengedepankan profesionalisme, ketelitian, sikap humanis, serta berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Menurut Armaita, razia insidentil merupakan salah satu langkah strategis dalam mendeteksi secara dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya preventif untuk mencegah masuk maupun beredarnya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Usai menerima arahan, seluruh petugas bergerak menuju blok hunian untuk melaksanakan pemeriksaan secara menyeluruh.

Penggeledahan dilakukan terhadap kamar hunian, barang milik warga binaan, serta sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang-barang terlarang.

Pemeriksaan difokuskan pada upaya pencegahan peredaran handphone ilegal, narkoba, pungutan liar (pungli), praktik perjudian (lodes), serta berbagai barang terlarang lainnya yang bertentangan dengan ketentuan.

Di tempat terpisah, Kalapas Kelas IIA Bangkinang, Alexander Lisman Putra, menegaskan bahwa penguatan pengawasan akan terus dilakukan secara berkesinambungan melalui razia rutin maupun insidentil sebagai implementasi deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.

“Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab seluruh jajaran. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan melalui razia yang dilaksanakan secara konsisten, profesional, dan sesuai SOP guna mewujudkan Lapas Kelas IIA Bangkinang yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, narkoba, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya,” tegas Alexander.

Melalui pelaksanaan razia insidentil ini, Lapas Kelas IIA Bangkinang menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait penguatan deteksi dini gangguan kamtib.

Diharapkan, kegiatan ini mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, kondusif, serta bebas dari peredaran barang-barang terlarang demi terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Tim investigasi nasional

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA