Cegah Karhutla dan Lindungi Satwa, Tim Gabungan Polda Jambi Sisir Kawasan Konservasi Gajah Tebo

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Sep 2026 16:03 7 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

TEBO – Personel Satuan Brimob Polda Jambi bergandengan tangan dengan stakeholder terkait menggelar patroli terpadu ke area konservasi gajah di Kabupaten Tebo, Jambi. Langkah presisi ini diambil untuk menjamin keamanan wilayah sekaligus memperkuat perlindungan terhadap ekosistem satwa liar yang dilindungi.

 

Patroli sinergis yang berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) tersebut menyasar pemantauan titik-titik rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat potensi ancaman bencana asap yang masih membayangi beberapa kawasan di Provinsi Jambi.

 

Selama kegiatan di lapangan, tim gabungan menyisir kondisi geografis dan ruang gerak gajah. Fokus utama petugas meliputi pencegahan potensi gangguan kejahatan lingkungan serta mitigasi dini karhutla agar tidak sampai merusak habitat asli satwa endemik tersebut.

 

Selain menjaga lingkungan, keberadaan aparat di area konservasi bertujuan memberi rasa aman bagi warga pemukiman sekitar, sekaligus mengedukasi publik akan pentingnya merawat keseimbangan alam.

 

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, mewakili Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, menjelaskan bahwa penyisiran bersama ini merupakan bukti nyata komitmen aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menjaga benteng konservasi.

 

“Langkah patroli terpadu ini menekankan sinergi lintas instansi demi memastikan area konservasi tetap kondusif, mendampingi pemantauan habitat gajah saat potensi karhutla meningkat. Fokus penanganan karhutla kini tidak hanya berorientasi pada keselamatan warga, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem serta fauna di dalamnya,” tutur Kombes Pol. Erlan Munaji.

 

Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen penuh menyokong penuh upaya mitigasi Karhutla, merawat kelestarian lingkungan, serta mencegah potensi terjadinya konflik antara gajah dan masyarakat setempat.

 

“Keberadaan gajah beserta ruang hidupnya adalah amanah dan tanggung jawab kita bersama. Sinergitas ini harus terus dijaga agar kawasan konservasi aman, warga merasa tenang, dan alam dapat lestari secara berkelanjutan,” tegasnya. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA