BALAWANGI Gelar Tasyakuran Bersama Untuk Memperingati HUT ke-81 RI dan Maulid Nabi, Ketum Imbau Jaga Nasionalisme

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Agu 2026 07:03 21 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

Banyuwangi — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) BALAWANGI menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Balawangi Yosomulyo serta memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

 

Acara dimulai pada Jum’at tanggal, (28/08/2026) secara khusus hanya dihadiri oleh jajaran internal DPP BALAWANGI, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BALAWANGI, serta para Ketua Koordinator Wilayah (Koorwil), tanpa melibatkan hadir nya seluruh anggota keluarga besar ormas Balawangi.

 

Rangkaian acara diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Ketua Umum DPP BALAWANGI, pembacaan Asyraqal (sholawat), dan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan bangsa.

 

Dalam arahannya, Ketua Umum DPP BALAWANGI menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menggarisbawahi bahwa menyampaikan aspirasi, termasuk memberikan pandangan kritis terhadap kebijakan pemerintah, merupakan hal yang wajar dan dijamin dalam sistem demokrasi.

 

“Memprotes hingga mengkritisi kebijakan pemerintah adalah hal yang sah-sah saja, asalkan tetap berada dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku. Namun, yang paling mendasar adalah kita harus tetap mencintai negeri tercinta ini dan terus menumbuhkan rasa nasionalisme,” tegas Ketua Umum dalam sambutannya.

 

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh jajaran pengurus untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang dirasakan saat ini. Menurutnya, kemerdekaan yang ada bukanlah pemberian cuma-cuma, melainkan warisan perjuangan para pahlawan yang telah mempertaruhkan darah dan nyawa demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Meskipun kegiatan kali ini diselenggarakan secara terbatas untuk menjaga efektivitas dan fokus koordinasi internal pengurus pusat dan wilayah, suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan tetap terasa hingga akhir acara. Peringatan ganda ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas organisasi sekaligus merefleksikan nilai-nilai kebangsaan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Sumber berita: (Red Kurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA