Dari Warkop ke Jalanan: Cara Polres Tanjung Perak Merangkul Komunitas Ojol Jaga Kondusivitas

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Nov 2026 16:06 6 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

SURABAYA – Suasana hangat tampak mewarnai sudut Warung Kopi Local Point di kawasan Dupak Rukun, Genting Kalianak, Surabaya, Rabu (4/11/2026). Tanpa sekat formalitas, jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak duduk melingkar bersama puluhan pengemudi ojek online (ojol) dalam tradisi khas Jawa Timur, cangkrukan.

Agenda yang dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan AZ, menjadi ajang serap aspirasi bagi para pekerja transportasi publik jalanan tersebut. Langkah ini menjadi cerminan dari pelaksanaan Program Quick Wins Kapolri yang mengedepankan pendekatan humanis kepolisian kepada warga.

AKBP Irwan mengungkapkan bahwa komunitas pengemudi ojol merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika lalu lintas kota. Oleh karena itu, interaksi emosional dan komunikasi terbuka antara polisi dan ojol dinilai sangat krusial.

“Kehadiran rekan-rekan di jalanan sehari-hari menjadikannya mata dan telinga bagi lingkungan sekitar. Kami ingin membangun rasa saling percaya agar jika ada masalah di lapangan, solusi bisa ditemukan bersama,” ungkap AKBP Irwan di hadapan peserta cangkrukan.

Dalam sesi dialog, para pengemudi menyampaikan beragam kendala harian yang kerap ditemui di jalanan, mulai dari titik rawan kemacetan hingga kekhawatiran tindak kriminalitas malam hari. Pihak kepolisian menyambut baik masukan tersebut dan berjanji akan menindaklanjuti untuk peningkatan layanan keamanan.

Melalui pendekatan dialogis di meja warung kopi ini, kepolisian berharap pengemudi ojol tidak hanya menjadi mitra penyampai informasi, tetapi juga mampu menjadi contoh tertib berkendara dan pelopor keselamatan di kalangan pengguna jalan lainnya. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA