Cegah Provokasi Informasi, Polri Ajak Warga Jaga Demokrasi di Ruang Publik dan Digital

waktu baca 1 menit
Selasa, 27 Okt 2026 14:53 7 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

JAKARTA — Mabes Polri mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas ruang publik dan media sosial dari ancaman penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Literasi digital dan sikap kritis masyarakat dinilai vital dalam menjaga keutuhan demokrasi di tengah tingginya dinamika perbedaan pandangan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa dinamika demokrasi saat ini tidak hanya berlangsung di dunia nyata, tetapi juga berkembang pesat di platform digital. Penyebaran isu yang salah atau belum teruji kebenarannya berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Demokrasi bukan hanya tentang keberanian menyampaikan pendapat, tetapi juga kedewasaan dalam menghormati perbedaan. Polri bersama masyarakat, mari kita jaga agar aspirasi tersampaikan, pelayanan berjalan baik, dan kehidupan bermasyarakat tetap aman serta damai,” ungkap Johnny di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Johnny menekankan agar masyarakat senantiasa melakukan pemeriksaan kebenaran informasi sebelum membagikannya ke jejaring sosial. Penyampaian gagasan yang konstruktif dan beretika diharapkan menjadi fondasi utama dalam berinteraksi, baik secara fisik maupun daring.

Melalui pendekatan komunikasi terbuka, Polri berharap sinergi antara aparat dan warga dapat memperkuat kedewasaan berdemokrasi. Penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat pun dapat terwujud secara berkelanjutan tanpa mengabaikan hak dasar warga negara. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA