Tingkatkan Sarana Olahraga, Pemdes Tanggo Raso Gelar Musyawarah Prapelaksanaan Pembangunan Lapangan Voli

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 11:19 11 Korwil Bengkulu

PINO RAYA, Senin (08/06/2026) – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggo Raso, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menggelar Musyawarah Prapelaksanaan Pembangunan Desa untuk Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Tanggo Raso guna mematangkan kesiapan teknis, keterbukaan informasi, serta kesepakatan bersama sebelum pengerjaan fisik di lapangan resmi dimulai.

 

Acara penting ini dihadiri langsung oleh Camat Pino Raya, Pedi Maryanto, S.E., M.Si., Kepala Desa Tanggo Raso, Ridwan Agustian, S. IP, serta seluruh jajaran perangkat desa. Turut hadir mengawal jalannya musyawarah, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur Tripika melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pino Raya.

 

Fokus utama pembangunan infrastruktur Desa Tanggo Raso pada tahun anggaran 2026 ini adalah pembangunan Lapangan Bola Voli Desa. Fasilitas olahraga ini direncanakan sebagai wadah produktif bagi generasi muda dan masyarakat untuk menyalurkan bakat, menjaga kesehatan, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

 

Kepala Desa Tanggo Raso, Ridwan Agustian, dalam sambutannya menegaskan bahwa musyawarah prapelaksanaan ini sangat krusial dilakukan agar seluruh warga mengetahui detail proyek, mulai dari volume fisik, besaran anggaran, hingga sistem Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang melibatkan pekerja lokal.

 

“Kami berkomitmen agar setiap pembangunan berjalan transparan. Melalui musyawarah hari ini, kami menyamakan persepsi dengan BPD, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), dan masyarakat agar kualitas bangunan lapangan voli ini nantinya maksimal, kokoh, dan selesai tepat waktu,” ujar Kades Ridwan Agustian.

 

Senada dengan hal tersebut, Camat Pino Raya, Pedi Maryanto, S.E., M.Si., dalam arahannya memberikan apresiasi atas langkah Pemdes Tanggo Raso yang fokus pada penyediaan sarana olahraga masyarakat. Namun, beliau juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi, kesesuaian rencana anggaran biaya (RAB), dan ketepatan spesifikasi teknik di lapangan agar proyek berjalan lancar tanpa kendala hukum.

Dalam musyawarah tersebut, seluruh peserta rapat menyepakati pembentukan tim pengawas swadaya masyarakat untuk bersama-sama memantau jalannya proyek di lapangan. Acara dibuka secara resmi, berlangsung dengan sangat tertib, dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama.

 

Pewarta: Yn

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA