SUKORAHAYU, LAMTIM – kpktipikor.idWarga Desa Sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Jalan sepanjang [2] km yang jadi akses utama warga itu kini dipenuhi lubang besar, mirip kubangan.
Pantauan di lokasi, Jumat 25/4/2026, lubang menganga dengan kedalaman 30-50 cm tersebar di sepanjang jalan. Saat hujan turun, jalan berubah jadi lautan lumpur. Sebaliknya, musim kemarau membuat debu beterbangan hingga masuk ke rumah warga.
“Sudah hampir [5] tahun jalan ini hancur. Motor sering jatuh, mobil nyangkut. Kalau bawa orang sakit pakai ambulans susahnya minta ampun,” kata [Amsori], warga Dusun [IV] saat ditemui di lokasi.
Jalan Sukorahayu merupakan jalur vital penghubung Desa Sukorahayu–Margasari menuju Ibu Kota Kecamatan dan Jalan Lintas Timur Sumatera. Akibat rusak, biaya angkut hasil pertanian dan Hasil perikanan melonjak. “Dulu ongkos angkut Rp50 ribu, sekarang bisa Rp150 ribu karena mobil kesusahan atau sering rusak,” tambah [Nama Petani].
Anak sekolah juga jadi korban. mengaku sangat kesusahan saat jalan kaki menuju sekolah. “Kalau hujan sepatu penuh lumpur, kadang baju juga kotor kena cipratan kendaran ,” ujarnya.
Mantan Camat Labuhan Maringgai Hendri Gunawan. saat dikonfirmasi mengaku sudah meninjau lokasi. Pihaknya akan mendorong agar perbaikan jalan masuk prioritas APBD 2026. Sementara itu, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah sebelumnya berjanji jembatan Sukorahayu akan dibangun 2026, namun warga menuntut jalan juga harus ikut diaspal.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas PUPR Lampung Timur belum memberikan tanggapan resmi terkait jadwal perbaikan jalan. Warga berharap Pemkab Lamtim tidak hanya janji, tapi langsung eksekusi di lapangan.
“Kami cuma minta hak dasar: jalan layak. Tolong Bu Bupati, pak Dewan, lihat kami di sini, afdan hidayat
Tidak ada komentar