BAZNAS Bulukumba Dan pemkab Bulukumba Salurkan Bantuan Pasca bencana ke Kabupaten Tanah Datar

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Jan 2026 00:16 193 Wartawan Makasar

Bulukumba,KPK Tipikor id, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba bersama Pemerintah Kabupaten Bulukumba melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan pascabencana. Bantuan tidak diberikan secara simbolis, melainkan disalurkan langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan tepat sasaran.

Pada hari pertama kunjungan, rombongan menuju dua titik di Kecamatan Batipuh Selatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak banjir bandang dan longsor.

Di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, disalurkan bantuan dana sebesar Rp75 juta yang diperuntukkan bagi pengadaan fasilitas sanitasi dan air bersih. Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, menegaskan bahwa kehadiran langsung di lapangan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan warga. Sanitasi dan air bersih menjadi prioritas utama pascabencana,” ucapnya.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Jorong Baiang, Nagari Guguak Malalo, dengan menyalurkan bantuan dana sebesar Rp25 juta untuk rehabilitasi masjid yang terdampak bencana. Tujuan utamanya adalah agar masjid dapat kembali difungsikan sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan. “Kehadiran langsung rombongan dari Bulukumba menjadi penguat semangat bagi masyarakat kami. Bantuan ini sangat dibutuhkan dan akan kami kelola secara transparan serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bulukumba, Yusuf Shandy, menjelaskan bahwa seluruh penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dan asesmen bersama BAZNAS Tanah Datar. “BAZNAS Bulukumba berkomitmen menyalurkan dana umat secara amanah dan tepat sasaran. Turun langsung ke lokasi merupakan bagian dari tanggung jawab moral agar bantuan memberi manfaat bagi pemulihan masyarakat,” jelasnya.

Melalui sinergi kemanusiaan lintas daerah ini, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antar masyarakat Indonesia.(*)

Editor:A.M

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA