Warga Desa La’uri Usulkan Bantuan Rumah Layak Huni TNI untuk Nares Zandroto

waktu baca 3 menit
Minggu, 9 Agu 2026 12:07 103 Korwil Nias

NIAS — kpktipikor.id Kondisi rumah seorang warga Desa La’uri, Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias, Nares Zandroto, menjadi perhatian masyarakat setempat. Rumah yang ditempatinya bersama keluarga disebut berada dalam kondisi tidak layak huni sehingga diusulkan untuk mendapatkan bantuan melalui Program Rumah Layak Huni TNI.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, kondisi rumah Nares cukup memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan disebut masih menggunakan papan yang telah lapuk, atap mengalami kebocoran ketika hujan, sementara lantainya masih berupa tanah.

 

Kondisi tersebut bukan hanya menggambarkan keterbatasan ekonomi keluarga, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan dan kesehatan penghuni rumah.

 

Seorang anggota BPD Desa La’uri, Fris Sandroto, mengatakan Nares merupakan salah satu warga kurang mampu yang dinilai membutuhkan perhatian pemerintah maupun TNI melalui program bantuan rumah layak huni.

 

«“Kami mengajukan Nares Zandroto sebagai penerima bantuan Rumah Layak Huni Program TNI. Beliau termasuk warga kurang mampu di Desa La’uri dan rumahnya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Fris.»

 

Penghasilan Tak Menentu, Sulit Memperbaiki Rumah

 

Nares diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani padi sawah. Dengan pekerjaan tersebut, penghasilan yang diperoleh disebut tidak menentu dan lebih banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga.

 

Dalam kondisi ekonomi seperti itu, pembangunan atau rehabilitasi rumah secara mandiri menjadi persoalan tersendiri.

 

Bagi keluarga berpenghasilan terbatas, biaya pembelian material seperti kayu, seng, semen, dan kebutuhan konstruksi lainnya dapat menjadi beban yang sulit dipenuhi sekaligus.

 

Karena itu, usulan bantuan rumah layak huni dinilai bukan sekadar persoalan pembangunan fisik, melainkan menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

 

Harapan kepada TNI

 

BPD Wilayah Dusun V Desa La’uri bersama keluarga Nares Zandroto berharap usulan tersebut dapat memperoleh perhatian dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku dalam Program Rumah Layak Huni TNI.

 

Jika usulan tersebut memenuhi persyaratan dan lolos proses verifikasi, bantuan rehabilitasi atau pembangunan rumah diharapkan dapat memberikan perubahan nyata bagi kehidupan keluarga Nares.

 

Rumah yang layak tidak hanya memberikan perlindungan dari hujan dan panas, tetapi juga dapat menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan bermartabat.

 

Program bantuan rumah layak huni yang melibatkan TNI juga memiliki nilai sosial yang cukup penting. Kehadiran program semacam ini dapat memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus membantu pemerintah dalam menangani persoalan rumah tidak layak huni.

 

Perlu Verifikasi dan Transparansi

 

Meski demikian, usulan bantuan tersebut tetap perlu melalui proses verifikasi yang objektif. Kondisi fisik rumah, tingkat ekonomi keluarga, status kepemilikan atau penguasaan lahan, serta persyaratan administratif lainnya perlu diperiksa oleh pihak berwenang sebelum keputusan penerima bantuan ditetapkan.

 

Hal ini penting agar bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

 

Masyarakat juga berharap proses penetapan penerima dilakukan secara transparan, sehingga setiap warga yang memiliki kondisi serupa dapat memperoleh kesempatan sesuai ketentuan program.

 

Untuk itu, perhatian dari Kodim 0213/Nias diharapkan dapat diwujudkan melalui pemeriksaan dan verifikasi lapangan terhadap kondisi rumah Nares Zandroto serta kelayakannya sebagai calon penerima bantuan.

 

Pada akhirnya, usulan tersebut menjadi gambaran bahwa masih terdapat masyarakat di wilayah pedesaan yang membutuhkan intervensi pemerintah dan dukungan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan dasar berupa hunian yang aman dan layak.

 

Bagi keluarga Nares Zandroto, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan sebuah rumah, tetapi harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan manusiawi.

(TIM)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA