PKB Sukabumi Gelar Pramusyawarah Ranting, Targetkan Tambah Tiga Kursi pada 2029

waktu baca 3 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 13:03 9 Korlip jawa barat

KPKTIPIKOR | SUKABUMI , Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sukabumi mulai menggelar rangkaian pramusyawarah ranting sebagai bagian dari proses restrukturisasi kepengurusan partai hingga tingkat desa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 26 September 2026 bertempat di Gedung BK3D Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Pramusyawarah ranting menjadi salah satu tahapan konsolidasi organisasi PKB setelah sebelumnya restrukturisasi kepengurusan di tingkat kecamatan telah diselesaikan.

Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasyim Adnan, mengatakan pramusyawarah ranting merupakan inovasi dari DPW PKB Jawa Barat untuk membuat proses rekrutmen dan pembentukan kepengurusan di tingkat desa berlangsung lebih tertib dan terarah.

“Pramusyawarah ini sebenarnya tidak diwajibkan karena biasanya langsung musyawarah. Tetapi kami ingin prosesnya lebih tertib, sehingga proses rekrutmen calon pengurus tidak asal-asalan,” ujar Hasyim.

Menurut Hasyim, pramusyawarah menjadi tahapan awal dalam proses seleksi dan rekrutmen calon pengurus PKB di tingkat ranting atau desa.

Ia menjelaskan, restrukturisasi dilakukan secara bertahap setelah PKB menyelesaikan musyawarah cabang (muscab) di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Dalam kepengurusan DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasyim Adnan kembali dipercaya sebagai Ketua Tanfidz. Posisi sekretaris dipercayakan kepada Bayu Permana, sedangkan bendahara dijabat Saypu Rahman. Sementara Haji Usep dipercaya sebagai Sekretaris Dewan Syuro.

Hasyim mengakui Kabupaten Sukabumi memiliki tantangan tersendiri dalam proses konsolidasi organisasi karena wilayahnya yang luas. Oleh karena itu, pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat desa membutuhkan pemetaan dan persiapan yang matang.

Target Tambah Tiga Kursi pada Pemilu 2029

Selain memperkuat konsolidasi organisasi, DPC PKB Kabupaten Sukabumi juga telah menetapkan target perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Berdasarkan pakta integritas yang telah ditandatangani, PKB Kabupaten Sukabumi menargetkan penambahan tiga kursi di DPRD Kabupaten Sukabumi, sehingga total target yang dipatok mencapai 10 kursi pada 2029.

“Dari pakta integritas yang sudah kami tandatangani, kami menargetkan di kabupaten ada penambahan tiga kursi, sehingga pada 2029 target kami memiliki 10 kursi,” ungkap Hasyim.

Untuk mendukung target tersebut, PKB Kabupaten Sukabumi telah melaksanakan coaching clinic sebanyak dua tahapan dengan pendampingan dari tim DPW PKB Jawa Barat.

Hasyim mengatakan hasil coaching clinic dan pemetaan yang dilakukan menunjukkan bahwa target penambahan tiga kursi tersebut dinilai masih berada dalam kategori moderat dan rasional menurut pemetaan internal partai.

“Semua dapil menjadi bagian dari target tersebut,” katanya.

Pramusyawarah Dilakukan Secara Bertahap

Rangkaian pramusyawarah ranting dilaksanakan secara bertahap di sejumlah daerah pemilihan (dapil).

Untuk Dapil 3, kegiatan sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Cikembar dan Cisaat. Selanjutnya, pramusyawarah melibatkan sejumlah kecamatan lainnya, di antaranya Cikidang, Caringin, Nagrak dan Cibadak.

Hasyim menegaskan rangkaian konsolidasi tersebut masih terus berjalan. PKB Kabupaten Sukabumi selanjutnya akan melaksanakan pramusyawarah di Dapil 6 dan Dapil 1 yang dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober.

Ia berharap seluruh tahapan restrukturisasi dapat semakin memperkuat organisasi PKB hingga tingkat paling bawah.

Tanamkan Nilai Perjuangan Politik

Hasyim juga berharap para pengurus maupun calon pengurus di tingkat desa memahami alasan mereka terlibat dalam politik melalui PKB.

Menurutnya, sejak awal PKB ingin menanamkan nilai-nilai yang diwariskan para kiai dan ulama yang menjadi bagian dari sejarah berdirinya partai tersebut.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai yang sudah diajarkan para kiai dan ulama, sebagaimana diwariskan ketika mendirikan PKB sebagai bagian dari ikhtiar mempermudah dan mempercepat perubahan ke arah yang lebih baik melalui jalur politik,” tuturnya.

Ia menegaskan, PKB didirikan bukan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan sebagai wadah perjuangan politik untuk kemaslahatan masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Dengan konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting, PKB Kabupaten Sukabumi berharap struktur partai semakin kuat dan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat secara lebih efektif.

“PKB didirikan bukan hanya untuk satu atau dua golongan, tetapi untuk kemaslahatan rakyat Indonesia, lebih-lebih masyarakat di Kabupaten Sukabumi,” pungkas Hasyim.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA