Selaru Mulai Dilirik Pusat, Sinyal Hilirisasi Petrokimia di Tanimbar Menguat*ย 

waktu baca 3 menit
Jumat, 29 Mei 2026 16:30 14 Admin KPK

Bisa link disini selajutnya ๐Ÿ‘‡ ๐Ÿ‘‡ ๐Ÿ‘‡ ๐Ÿ‘‡

โ€ŽSaumlaki,kpktipikor id -Pulau Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kini mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat sebagai calon kawasan strategis industri hilirisasi petrokimia di Indonesia Timur.

โ€Ž

Doljer Unawekla, anak ideologis sesepuh Tanimbar Lukas Uwuratuw, menyampaikan bahwa harapan besar masyarakat Tanimbar terhadap hadirnya industri berskala nasional perlahan mulai menemukan titik terang. Agenda pengembangan hilirisasi petrokimia kini resmi masuk dalam perhatian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

โ€Ž

Langkah besar itu bermula dari pertemuan antara sesepuh Tanimbar, Lukas Uwuratuw, dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, di Ambon pada April 2025. Dalam pertemuan tersebut, Lukas Uwuratuw secara langsung menyampaikan kesiapan Pulau Selaru sebagai lokasi pengembangan industri hilirisasi petrokimia yang diyakini mampu membuka masa depan baru bagi masyarakat Kepulauan Tanimbar.

โ€Ž

Gayung pun bersambut. Menteri Bahlil Lahadalia memberikan respon positif terhadap gagasan tersebut. Selang empat bulan kemudian, tepat pada Agustus 2025, tenaga ahli Menteri ESDM, Iksan Kiat, turun langsung ke Pulau Selaru dan didampingi oleh Lukas Uwuratuw untuk melihat secara nyata kesiapan wilayah yang diusulkan sebagai kawasan industri hilirisasi petrokimia.

โ€Ž

Kehadiran Iksan Kiat, yang dikenal sebagai salah satu orang kepercayaan Menteri Bahlil dalam berbagai agenda strategis nasional, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat mulai memberi perhatian khusus terhadap potensi besar yang dimiliki Pulau Selaru.

โ€Ž

Dalam peninjauan lapangan tersebut, turut dilihat langsung kesiapan lahan seluas ratusan hektar yang telah disiapkan untuk kawasan pembangunan industri hilirisasi petrokimia.

โ€Ž

Kawasan itu dinilai memiliki posisi strategis dan potensi besar untuk mendukung pengembangan industri berskala nasional di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

โ€Ž

Peninjauan lokasi juga diawali dengan sembayang adat yang dilakukan oleh para pemilik hak ulayat sebagai bentuk penghormatan terhadap tanah leluhur serta permohonan restu adat bagi rencana pembangunan kawasan industri hilirisasi petrokimia di Pulau Selaru. Prosesi adat tersebut berlangsung khidmat dan menjadi simbol dukungan masyarakat adat terhadap rencana pembangunan strategis nasional di wilayah itu.

โ€Ž

Peninjauan dilakukan guna memastikan kesiapan wilayah, potensi sumber daya, serta peluang pengembangan kawasan industri yang diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Maluku dan Indonesia Timur.

โ€Ž

โ€Ž”Harapan masyarakat Tanimbar hari ini mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kehadiran utusan khusus Menteri ESDM di Pulau Selaru menjadi bukti bahwa daerah ini memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kawasan industri hilirisasi petrokimia di Indonesia Timur.

โ€Ž

Kami berharap langkah ini menjadi awal hadirnya investasi besar, terbukanya lapangan kerja, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Tanimbar,โ€ ujar Doljer Unawekla.

โ€Ž

Bagi masyarakat Tanimbar, langkah ini bukan sekadar kunjungan biasa. Kehadiran utusan khusus Kementerian ESDM di Pulau Selaru menjadi simbol harapan baru akan hadirnya investasi besar, terbukanya lapangan kerja, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta lahirnya Tanimbar sebagai salah satu kawasan industri strategis masa depan Maluku dan Indonesia Timur.

โ€Ž

Kini, harapan masyarakat Tanimbar tidak lagi sebatas wacana. Selaru mulai dilirik, diperhitungkan, dan dipetakan sebagai wilayah masa depan hilirisasi petrokimia nasional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA