Rutan Pekanbaru Gelar Sidang TPP, Evaluasi 96 Warga Binaan Untuk Program Pembinaan Dan Ketahanan Pangan

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Jul 2026 10:23 8 Tim investigasi nasional

PekanbaruKPKtipikor.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terhadap 96 orang Warga Binaan sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan pada Senin (13/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Rizky Fajri, selaku Ketua Sidang TPP.

Sidang dilaksanakan secara objektif dengan mengedepankan prinsip pembinaan, evaluasi, serta pemberian kesempatan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perkembangan positif selama menjalani masa pidana.

Sidang TPP turut melibatkan berbagai bidang seksi di lingkungan Rutan Kelas I Pekanbaru, di antaranya Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Seksi Pengelolaan, Subseksi Administrasi dan Pelayanan, Kasubsi Bimbingan Kerja, serta Komandan Jaga.

Kehadiran seluruh bidang tersebut bertujuan untuk memberikan penilaian yang komprehensif terhadap setiap warga binaan, baik dari aspek kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, keaktifan dalam mengikuti program pembinaan, maupun perilaku selama berada di dalam Rutan.

Melalui sidang ini, Tim Pengamat Pemasyarakatan melakukan evaluasi terhadap perkembangan perilaku serta menilai kelayakan masing-masing warga binaan.

Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar rekomendasi kepada Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru dalam menentukan warga binaan yang layak diangkat sebagai tamping serta diusulkan mengikuti program asimilasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Seluruh proses dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berpedoman pada regulasi pemasyarakatan.

Pengangkatan tamping dan pemberian program asimilasi diharapkan mampu mendorong warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.

Selain itu, warga binaan yang memperoleh program asimilasi nantinya akan dilibatkan dalam kegiatan ketahanan pangan yang dikembangkan oleh Rutan Kelas I Pekanbaru.

Melalui program tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh kesempatan menjalani pembinaan yang lebih produktif, tetapi juga dibekali keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat sekaligus mendukung implementasi program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Tim investigasi nasional

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA