Bisa Link Disini 👇 👇 👇 👇 👇 👇 👇
Ekor sapi dan 3 ekor kambing.
Bulukumba – Kpktipikor.id-Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Desa Batukaropa, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dipenuhi nuansa kebersamaan dan kepedulian sosial. Rumah Qur’an Al-Muwaffaq menjadi salah satu pusat pelaksanaan kurban yang menghadirkan semangat berbagi kepada masyarakat.
Pada momentum Iduladha tahun ini, Rumah Qur’an Al-Muwaffaq menyembelih sebanyak 16 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari 16 kelompok peserta kurban, yang masing-masing terdiri dari tujuh orang.
Ketua Rumah Tahfizh Qur’an Al-Muwaffaq, Ustaz Muh. Ridwan Bagas, mengatakan pelaksanaan kurban ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini ada 16 ekor sapi dan 3 ekor kambing yang dikurbankan di Rumah Qur’an Al-Muwaffaq. Ini menjadi wujud kebersamaan dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Ustaz Muh. Ridwan Bagas saat ditemui awak media, Rabu (27/5/2026).
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat dalam berkurban terus meningkat setiap tahunnya. Menurutnya, Iduladha bukan hanya momentum ibadah, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, salah satu panitia kurban menyebutkan bahwa setiap ekor sapi diperkirakan menghasilkan sekitar 80 kilogram daging. Dengan jumlah 16 ekor sapi, total daging yang disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari 1,2 ton.
Daging kurban tersebut nantinya akan didistribusikan kepada warga sekitar, para santri, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Desa Batukaropa dan sekitarnya.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban juga melibatkan para santri dan masyarakat setempat secara gotong royong, mulai dari proses penyembelihan, pengemasan, hingga pendistribusian daging. Kebersamaan itu menjadi cerminan nilai-nilai Iduladha yang sarat dengan semangat pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.
Momentum Iduladha di Rumah Qur’an Al-Muwaffaq pun diharapkan dapat terus menjadi inspirasi dalam memperkuat budaya berbagi dan mempererat hubungan antarwarga di Kabupaten Bulukumba.
Pewarta: Parwansyah dg PAREBBA.
Tidak ada komentar