PT Verona Indah Pictures Tbk Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp 5,01 Miliar Pada Tahun 2025 dan Kembangkan Bisnis Film Layar Lebar

waktu baca 3 menit
Jumat, 26 Jun 2026 07:27 7 Intelijen Nasional

PT Verona Indah Pictures Tbk Membukukan Laba Bersih Sebesar Rp 5,01 Miliar Pada Tahun 2025 dan Kembangkan Bisnis Film Layar Lebar

 

Jakarta, kpktipikor.id – PT Verona Indah Pictures Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Public Expose Tahun Buku 2025 di Hotel Mercure Grogol, Jakarta, Kamis Siang (25/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, manajemen memaparkan Laporan Keuangan dan kinerja Perseroan sepanjang tahun 2025, prospek industri hiburan nasional, serta strategi pengembangan bisnis yang akan dijalankan dalam beberapa tahun mendatang.

 

Dari sisi kinerja keuangan Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 5,01 miliar pada tahun 2025. Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp5,01 miliar untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha.

 

Bedy Kunady Komisaris Utama PT Verona Indah Pictures Tbk menyampaikan bahwa Perseroan terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan produksi konten yang telah berpengalaman menghasilkan ribuan episode sinetron untuk berbagai stasiun televisi nasional.

 

Beberapa judul yang sukses diproduksi antara lain Suami Pengganti, Terpaksa Menikahi Tuan Muda, Samudra Cinta, Takdir Cinta yang Kupilih, Catatan Hati Perempuan, serta sejumlah judul lainnya yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.

 

Selain produksi televisi, Perseroan juga terus memperluas bisnis ke sektor film layar lebar dan platform digital. Pada tahun 2025, Perseroan berhasil memproduksi lima judul film dan menayangkan satu film di bioskop nasional.

 

Manajemen menilai prospek industri film nasional masih sangat menjanjikan. Data menunjukkan jumlah penonton bioskop terus meningkat dari 54 juta penonton pada 2022, menjadi 60 juta pada 2023, 80 juta pada 2024, dan mencapai sekitar 90 juta penonton pada 2025. Tren tersebut menjadi peluang besar bagi Perseroan untuk memperluas bisnis di sektor film layar lebar dan platform Tahun 2026, Over The Top (OTT).

 

Di Tahun 2026, Perseroan mengembangkan Bisnis Film layar lebar dengan merilis dua film berjudul “Dan Bandung” dan “Rahasia Perempuan Gila”. Film Dan Bandung dijadwalkan tayang pada 20 Agustus 2026. Film tersebut disutradarai oleh Rudi Soedjarwo dan diangkat dari kisah yang terinspirasi dari salah satu ikon wisata populer di Kota Bandung. Sedangkan Film Rahasia Perempuan Gila yang diangkat dari kisah nyata saat ini telah menyelesaikan proses produksi dan bersiap untuk menyapa penonton, dijadwalkan tayang pada pertengahan hingga akhir 2026.

 

Perseroan juga melihat meningkatnya minat masyarakat terhadap film lokal sebagai momentum penting bagi pertumbuhan industri kreatif nasional. Saat ini, film-film Indonesia semakin mendominasi layar bioskop dan mampu bersaing dengan film impor.

 

Untuk mendukung pertumbuhan usaha, Perseroan menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya memperkuat kerja sama dengan platform digital dan mitra strategis, meningkatkan kualitas konten, memperluas pemasaran dan branding perusahaan, serta mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten.

 

Selain itu, Perseroan tengah mengkaji peluang pengembangan konten baru seperti micro drama, mini series, dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam produksi konten. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan perilaku penonton dan perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat.

 

Dalam aspek keberlanjutan, Perseroan menegaskan komitmennya untuk menerapkan prinsip tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan memperhatikan aspek lingkungan dalam seluruh proses bisnis, mulai dari pra-produksi, produksi hingga distribusi konten.

 

Manajemen optimistis bahwa pertumbuhan industri hiburan nasional, khususnya sektor film dan konten digital, akan terus berlanjut. Dengan pengalaman panjang di industri kreatif dan strategi ekspansi yang terukur, PT Verona Indah Pictures Tbk yakin mampu meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan.

 

Sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang, Perseroan memutuskan tidak membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPST dan untuk kedepannya Perseroan akan fokus pada Film Layar Lebar karena Prospeknya sangat bagus.

 

( Wati )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA