Oplus_131072
BANYUWANGI — Seorang perempuan paruh baya berusia 55 tahun asal Kabupaten Malang, Jawa Timur, akhirnya berhasil dievakuasi usai sempat terlantar dalam kondisi lumpuh di kawasan Bali. Korban yang mulanya bertolak ke Pulau Dewata untuk mencari keberadaan suaminya sekaligus mencari pekerjaan tersebut mengalami gangguan kesehatan mendadak hingga tidak dapat berjalan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban diturunkan oleh jasa angkutan travel di area sebuah minimarket di Bali. Tak lama berselang, korban mengalami kelemahan otot parah dari bagian pinggang hingga kedua kaki yang membuatnya kehilangan kemampuan untuk berdiri.
Tanpa adanya kerabat yang mendampingi, ia terpaksa bertahan di sekitar lokasi tersebut selama hampir tiga hari tanpa penanganan medis yang memadai. Dalam situasi darurat tersebut, korban berinisiatif menghubungi Yunus Wahyudi, seorang aktivis asal Banyuwangi yang informasinya pernah ia ketahui melalui media sosial TikTok.
Merespons aduan tersebut, Yunus segera berkoordinasi dengan jaringan relawan serta penyedia layanan ambulans lokal di Bali untuk mengamankan lokasi korban.
“Korban mendadak mengalami kelumpuhan di bagian pinggang ke bawah sesaat setelah sampai di Bali. Begitu mendapat laporan, kami langsung mengondisikan ambulans relawan di Bali untuk segera mengevakuasi korban,” ujar Yunus saat dikonfirmasi di Banyuwangi.
Semula, tim evakuasi merencanakan penjemputan menggunakan Mobil Siaga Desa dari Dusun Tegalrejo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo. Namun, mempertimbangkan risiko kesehatan korban apabila harus berganti armada, tim memutuskan agar ambulans dari Bali langsung mengantar korban hingga tiba di kediamannya di Malang.
Aksi kemanusiaan lintas wilayah ini terlaksana berkat swadaya dan gotong royong warga serta pemuda kawasan Kaliboyo dan Tegalrejo yang menghimpun dana operasional pemulangan. Saat ini, korban telah berada di kampung halamannya di Malang untuk mendapatkan pendampingan keluarga serta perawatan medis lanjutan. Sumber berita: (Red Kurnia)
Tidak ada komentar