7 detik  lalu Kapolda Jatim Minta Maaf Terbuka dan Buka Pintu Kritik Terkait Kinerja Pelayanan Polri ​SURABAYA — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas tindakan atau pelayanan jajarannya yang dinilai masih kurang berkenan di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri agenda Jumat Keliling di Masjid Baitussalam, Jambangan, Surabaya, Jumat (30/10/2026). ​Sikap akuntabel ini ditegaskan Kapolda Jatim di hadapan jemaah Salat Jumat sebagai bagian dari evaluasi internal dan implementasi program ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Pihaknya menekankan komitmen untuk terus mereformasi kultur pelayanan di jajaran Polda Jatim agar lebih transparan dan berorientasi pada kepentingan publik. ​”Silakan masukan dan kritik disampaikan melalui Bhabinkamtibmas maupun Kapolsek. Saya sudah menekankan kepada seluruh anggota agar tidak mengambil hak masyarakat dalam bentuk apa pun. Berikan pelayanan dengan tulus, tanpa pamrih, dan jangan sampai ada anggota yang melakukan pemerasan, penipuan, atau tindakan yang menyakiti hati masyarakat,” tegas Dekananto. ​Langkah transparansi ini dinilai penting untuk mengembalikan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Selain menyoroti integritas jajaran internal, Kapolda Jatim turut menyoroti ancaman serius yang membayangi generasi muda di Jawa Timur. ​Maraknya insiden tawuran pelajar, perundungan di lingkungan sekolah, serta bahaya penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian utama pihak kepolisian. Dekananto mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pengawasan dan perhatian kasih sayang di rumah, yang sering kali menjadi akar penyebab anak terjerumus ke dalam pergaulan negatif. ​Guna menangkal potensi kriminalitas yang melibatkan anak di bawah umur, Polda Jatim kini menggencarkan program Polisi Jogo Sekolah. Melalui skema ini, petugas kepolisian diturunkan untuk berkolaborasi dengan pihak sekolah, wali kelas, dan instansi terkait untuk memberikan edukasi serta pencegahan dini. ​Melalui perpaduan antara keterbukaan menerima kritik internal dan langkah proaktif menjaga keamanan lingkungan, Polda Jatim berharap sinergi antara kepolisian, ulama, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi mewujudkan Jawa Timur yang aman dan harmonis.
7 detik  lalu Kapolda Jatim Minta Maaf Terbuka dan Buka Pintu Kritik Terkait Kinerja Pelayanan Polri ​SURABAYA — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas tindakan atau pelayanan jajarannya yang dinilai masih kurang berkenan di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri agenda Jumat Keliling di Masjid Baitussalam, Jambangan, Surabaya, Jumat (30/10/2026). ​Sikap akuntabel ini ditegaskan Kapolda Jatim di hadapan jemaah Salat Jumat sebagai bagian dari evaluasi internal dan implementasi program ‘Polisi Bersama Masyarakat’. Pihaknya menekankan komitmen untuk terus mereformasi kultur pelayanan di jajaran Polda Jatim agar lebih transparan dan berorientasi pada kepentingan publik. ​”Silakan masukan dan kritik disampaikan melalui Bhabinkamtibmas maupun Kapolsek. Saya sudah menekankan kepada seluruh anggota agar tidak mengambil hak masyarakat dalam bentuk apa pun. Berikan pelayanan dengan tulus, tanpa pamrih, dan jangan sampai ada anggota yang melakukan pemerasan, penipuan, atau tindakan yang menyakiti hati masyarakat,” tegas Dekananto. ​Langkah transparansi ini dinilai penting untuk mengembalikan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Selain menyoroti integritas jajaran internal, Kapolda Jatim turut menyoroti ancaman serius yang membayangi generasi muda di Jawa Timur. ​Maraknya insiden tawuran pelajar, perundungan di lingkungan sekolah, serta bahaya penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian utama pihak kepolisian. Dekananto mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pengawasan dan perhatian kasih sayang di rumah, yang sering kali menjadi akar penyebab anak terjerumus ke dalam pergaulan negatif. ​Guna menangkal potensi kriminalitas yang melibatkan anak di bawah umur, Polda Jatim kini menggencarkan program Polisi Jogo Sekolah. Melalui skema ini, petugas kepolisian diturunkan untuk berkolaborasi dengan pihak sekolah, wali kelas, dan instansi terkait untuk memberikan edukasi serta pencegahan dini. ​Melalui perpaduan antara keterbukaan menerima kritik internal dan langkah proaktif menjaga keamanan lingkungan, Polda Jatim berharap sinergi antara kepolisian, ulama, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan demi mewujudkan Jawa Timur yang aman dan harmonis.

Prakiraan Cuaca Buruk Gelombang Tinggi Terjang Perairan, Armada Kepolisian Tembus Badai Bantu Basarnas Cari Korban KM Virgo Transport 8

waktu baca 4 menit
Selasa, 15 Sep 2026 14:11 62 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANJARMASIN – Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan gelombang laut yang kurang bersahabat, tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Basarnas bersama jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus mengintensifkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban musibah kapal tenggelam KM Virgo Transport 8. Penyisiran tak hanya mengandalkan armada kapal patroli laut, namun juga didukung penuh evakuasi udara guna mempercepat penanganan korban.

 

Dua armada utama Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) yang dikerahkan dalam penyisiran tersebut adalah Kapal Polisi (KP) Ibis-6001 dan KP Laksmana-7012.

KP Ibis-6001, kapal berklasifikasi B1 yang bersiaga sekitar 103 mil laut (nautical mile/NM) dari titik perkiraan insiden, bertolak dari Dermaga Bulog, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Senin (14/9/2026) sekira pukul 03.00 WIB.

 

Operasi penyisiran armada ini melibatkan lima personel Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah. Pukul 09.00 WITA, KP Ibis-6001 memulai manuver pencarian di sektor utara, tepatnya pada koordinat 03°49’228’’ LS dan 114°18’009’’ BT.

 

Proses penyisiran berlangsung dalam kondisi alam yang cukup riskan, di mana ketinggian gelombang mencapai 2 hingga 2,5 meter dipadu hembusan angin kencang berkecepatan 25–35 knot. Mempertimbangkan keselamatan alutsista dan personel, pergerakan kapal dilakukan dengan kewaspadaan tinggi.

 

Pukul 11.00 WIB, KP Ibis-6001 memutar haluan menuju Pelabuhan Banjar Raya, Banjarmasin, dan resmi bersandar pada pukul 17.00 WITA untuk melengkapi kembali perbekalan teknis sebelum kembali diterjunkan.

 

Di tempat terpisah, KP Laksmana-7012 yang berkategori kelas A3 dan berjarak sekitar 80 NM dari site, telah mendahului bergerak dari Dermaga Banjar Raya sejak Minggu (13/9/2026) pukul 15.45 WITA.

 

Ganasnya gelombang di tengah laut sempat memaksa armada ini menurunkan jangkar pada pukul 20.00 WITA demi keamanan. Setelah cuaca dinilai cukup stabil, kapal kembali mengangkat jangkar pada Senin (14/9/2026) pukul 03.00 WITA untuk melanjutkan misi.

 

Tiba di lokasi terakhir KM Virgo Transport 8 sebelum tenggelam (last known position) pada pukul 07.54 WITA—yakni di koordinat S 4°32’538” dan E 114°01’967” (berjarak sekitar 5 NM dari titik tenggelam)—KP Laksmana-7012 langsung melakukan penyisiran intensif.

 

Pukul 09.08 WITA, pencarian diperluas hingga ke perairan Kalimantan Tengah guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus laut.

Hingga pukul 16.00 WITA, upaya penyisiran KP Laksmana-7012 belum membuahkan hasil, sehingga kapal memutuskan bertolak kembali untuk bersandar di Dermaga Banjar Raya, Banjarmasin.

 

Evakuasi Udara dan Penemuan Jenazah

 

Selain operasi laut, dukungan taktis juga dimaksimalkan dari udara dengan menyiagakan helikopter jenis Dauphin AS 365 N3 dengan nomor register P-3103 milik Polri.

Di tengah rangkaian operasi SAR gabungan tersebut, satu jasad korban berhasil ditemukan di atas sebuah tongkang yang sedang ditarik oleh Tugboat TCP.

 

Temuan ini merupakan buah kerja keras elemen masyarakat dan kapal nelayan/komersial yang turut membantu operasi SAR di lapangan. Merespons laporan temuan jasad tersebut, helikopter Polri langsung diterbangkan dari Bandara Syamsuddin Noor menuju lokasi berjarak 80 NM dari Banjarmasin untuk mengeksekusi proses evakuasi.

 

Menempuh penerbangan sekitar 45 menit, misi penerbangan yang dipimpin Kapten Pilot Kombes Pol. Herli berhasil mengevakuasi jasad korban menggunakan metode hoist dengan Basket Life. Misi udara yang berlangsung sejak pukul 14.48 hingga 16.50 WITA tersebut berjalan lancar.

 

Setibanya di Bandara Syamsuddin Noor, jenazah langsung diserahterimahkan ke armada ambulans TNI AU untuk ditangani lebih lanjut oleh tim DVI (Disaster Victim Identification) di Kalimantan Selatan.

 

Data Perkembangan Korban

 

Kapal KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.05 WITA.

 

Berdasarkan data resmi pemerintah melalui Pos Koordinator Utama Operasi (Stamaops) Polri per 14 September 2026 pukul 17.00 WIB, total penumpang dan awak kapal terdata sebanyak 243 orang.

Rincian perkembangan evakuasi saat ini:

 

86 orang selamat dan berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

 

1 orang berhasil dievakuasi via udara menggunakan helikopter HR-3601 ke Bandara Syamsuddin Noor.

 

27 orang telah ditemukan namun masih dalam proses penanganan/belum terevakuasi penuh.

 

129 orang sisanya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif.

 

Komitmen Polri Dalam Misi Kemanusiaan

 

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk membackup total operasi kemanusiaan yang dikomandoi oleh Basarnas.

 

“Ketinggian gelombang dan cuaca buruk memang menjadi tantangan nyata bagi tim gabungan di lapangan. Namun, selama batas toleransi keselamatan memungkinkan, penyisiran tidak akan berhenti. Kapal-kapal Polri terus dikerahkan memperkuat jajaran Basarnas dan seluruh unsur potensi SAR,” tegas Irjen Pol.

 

Johnny Eddizon Isir. Beliau menambahkan bahwa keberhasilan misi ini bertumpu pada kolaborasi lintas sektor. “Ini adalah misi kemanusiaan bersama. Setiap pergerakan armada di laut maupun penyisiran dari udara merupakan wujud ikhtiar maksimal kita untuk menemukan para korban. Polri siap mendukung penuh dengan tetap memprioritaskan prosedur keselamatan personel,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlanjut. Seluruh unsur SAR terus mengkalkulasi pergerakan arus, dinamika arah angin, serta proyeksi sebaran korban guna memberikan kepastian bagi pihak keluarga korban yang masih menanti berita di posko darurat. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

LAINNYA