Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Satpolairud Polresta Banyuwangi Bagikan Life Jacket

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 09:11 6 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

BANYUWANGI – Upaya menekan angka kecelakaan laut (laka laut) terus digencarkan oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi Polda Jatim. Sebagai wujud langkah preventif dan kepedulian terhadap masyarakat pesisir, pihak kepolisian membagikan puluhan jaket pelampung (life jacket) secara gratis kepada kelompok nelayan KUB Pulau Wangi di kawasan Pantai Marina Boom, Banyuwangi, pada Jumat (2/10/2026).

Pembagian alat keselamatan ini diintegrasikan dengan kegiatan patroli perairan yang rutin dilaksanakan di wilayah perairan Kabupaten Banyuwangi. Dalam patroli tersebut, personel Satpolairud tidak hanya memantau keamanan wilayah, tetapi juga memanfaatkannya untuk berdialog langsung dengan para nelayan setempat.

Melalui komunikasi dua arah yang intensif, petugas memberikan imbauan tegas agar para pelaut selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Nelayan juga diwajibkan untuk memastikan kondisi mesin dan fisik kapal dalam keadaan prima sebelum memutuskan untuk berangkat melaut. Sinergi dan komunikasi ini sengaja diperkuat agar informasi terkait cuaca ekstrem maupun potensi gangguan keamanan di perairan dapat dikabarkan dan direspons dengan cepat oleh petugas.

Kepala Satuan (Kasat) Polairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchamad Wahyudi, A.Md., M.H., menegaskan bahwa perlengkapan keselamatan merupakan hal mutlak yang tidak boleh diabaikan oleh siapa pun sebelum kapal bertolak dari dermaga. Menurutnya, langkah pembagian jaket pelampung ini diambil sebagai bentuk kepedulian langsung kepolisian terhadap keselamatan para nelayan lokal saat mencari nafkah di tengah laut.

“Life jacket ini bukan sekadar perlengkapan tambahan atau formalitas, melainkan alat pelindung diri utama yang bisa menyelamatkan nyawa saat situasi darurat di tengah laut. Kami mengajak para nelayan untuk membangun budaya sadar keselamatan diri mulai sekarang,” ujar Kompol Wahyudi.

Melalui aksi nyata ini, Satpolairud Polresta Banyuwangi berharap kesadaran akan pentingnya standar keselamatan kerja di laut semakin melekat kuat pada benak masyarakat nelayan. Dengan terbangunnya budaya sadar keselamatan, risiko fatalitas apabila terjadi insiden laka laut dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga seluruh aktivitas ekonomi masyarakat pesisir Banyuwangi dapat terus berjalan dengan aman dan tenang. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA