Kapolda NTB Pimpin Apel Gelar Pasukan, Ribuan Personel Lintas Sektoral Siap Kawal MotoGP Mandalika

waktu baca 2 menit
Senin, 5 Okt 2026 21:44 10 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

MATARAM — Menjelang perhelatan ajang balap motor internasional Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026. Sebanyak 2.678 personel gabungan disiagakan guna memastikan keamanan, kelancaran, dan kondusifitas acara yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTB ini menjadi momentum evaluasi kesiapan fisik personel maupun sarana dan prasarana. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB, di antaranya Gubernur NTB, Wakapolda NTB, Danrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, serta Dansat Brimob. Hadir pula para Kapolres/ta se-Pulau Lombok, Kabinda NTB, Basarnas, Direktur Utama ITDC, MGPA, serta para mitra Kamtibmas dari berbagai elemen masyarakat.

Usai memimpin apel, Kapolda NTB menegaskan bahwa pengecekan pasukan merupakan tahapan krusial sebelum operasi resmi berjalan.

“Apel gelar pasukan ini penting untuk menentukan kesiapan seluruh personel dari stakeholder yang terlibat, termasuk kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung penyelenggaraan operasi,” ujar Kapolda NTB.

Pengamanan kejuaraan dunia tahun ini bersandi ‘Operasi Mandalika Rinjani 2026’. Operasi lintas sektoral ini akan berlangsung selama 12 hari, terhitung sejak 5 hingga 16 Oktober 2026. Skema pengamanan dirancang komprehensif, mencakup tahap pra-pelaksanaan, saat event berlangsung, hingga pengamanan pasca-kegiatan.

Kapolda menjelaskan, pelibatan 2.678 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait sangat krusial. Sinergi antarinstansi ini dibutuhkan mengingat MotoGP tidak hanya berpusat pada aktivitas balapan di sirkuit, melainkan juga melibatkan pergerakan masif wisatawan, penonton, pembalap, kru, dan mobilitas logistik di berbagai wilayah NTB.

Dalam arahannya, Kapolda NTB menginstruksikan seluruh jajaran agar menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing dengan mengedepankan sikap profesional, ikhlas, dan penuh tanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pengamanan dan penyelenggaraan MotoGP adalah wujud pembuktian kesiapan Indonesia, khususnya NTB, dalam mengelola ajang berskala global. Kesuksesan acara ini akan berdampak langsung pada reputasi pariwisata dan kemampuan manajerial daerah.

“Ini saatnya sinergitas seluruh stakeholder yang ada di NTB untuk membuktikan diri bahwa kita memiliki kemampuan sebagai tuan rumah event bertaraf internasional. Kesuksesan yang kita harapkan nantinya bukan hanya kebanggaan bagi daerah dan masyarakat NTB, tetapi juga citra positif negara di mata internasional,” pungkas Kapolda NTB. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA