Gema Sholawat di Grahadi: Meneladani Resolusi Jihad dan Memperkuat Kebersamaan di Jawa Timur

waktu baca 2 menit
Minggu, 25 Okt 2026 23:29 7 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

SURABAYA — Lantunan sholawat dan doa menggema di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat (23/10) malam. Lebih dari 20.000 jemaah hadir menyatukan niat dalam syukuran Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Santri 2026. Kegiatan spiritual ini menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus penguatan nilai kebangsaan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan catatan sejarah mengenai proses di balik penetapan Hari Santri nasional. Ia mengingatkan kembali gelora Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari sebagai penggerak perjuangan santri dan masyarakat dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.

Pesan kebangsaan tersebut berpadu dengan keteladanan spiritual yang disampaikan oleh para penceramah. Pengasuh Majelis Ta’lim Sabilu Taubah, Gus Iqdam, menekankan pentingnya kesadaran kolektif bahwa segala capaian dan kemajuan Jawa Timur selama 81 tahun merupakan anugerah dari Allah SWT. Menurutnya, keberhasilan daerah tidak lepas dari sinergi antara kerja keras dan doa bersama para ulama serta masyarakat.

Kesan mendalam juga disampaikan oleh ulama mancanegara, Al-Sheikh Al-Sayyid Afeefuddin Al-Jailani. Cucu tokoh sufi Syekh Abdul Qadir Al-Jailani tersebut menilai kecintaan masyarakat Jawa Timur terhadap Rasulullah SAW menjadi pilar penting yang menjaga ketenteraman wilayah ini.

Melalui perpaduan zikir, tausiyah, dan doa bersama, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, kedamaian, serta keberlanjutan pembangunan di Jawa Timur. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA