‎DPD KNPI KKT Dorong Hilirisasi Petrokimia Blok Masela di Pulau Selaru ‎

waktu baca 2 menit
Sabtu, 23 Mei 2026 09:17 34 Admin KPK

‎Saumlaki, _kpktipikor.id_ – DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana hilirisasi petrokimia dari gas abadi Blok Masela yang direncanakan dikembangkan di Pulau Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

‎Fungsionaris DPD KNPI KKT, Ongker Batmomolin, menegaskan bahwa pengelolaan dan produksi hilirisasi gas abadi Blok Masela jangan lagi dilakukan di luar Tanimbar, khususnya di Pulau Jawa. Menurutnya, hilirisasi petrokimia harus dilaksanakan di daerah sendiri agar manfaat ekonomi dan peluang kerja dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Tanimbar.

‎“Hilirisasi petrokimia ini sangat penting bagi masa depan anak-anak Tanimbar. Jika pengelolaannya dilakukan di daerah sendiri, maka akan membuka banyak peluang kerja bagi generasi muda Tanimbar,” ujar Ongker Batmomolin.

‎Ia menjelaskan, pengembangan hilirisasi petrokimia nantinya dapat menghasilkan berbagai produk turunan seperti pupuk, plastik, dan produk industri lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dalam jumlah besar.

‎Selain itu, Ongker juga menyampaikan bahwa lahan untuk pengembangan kawasan hilirisasi petrokimia di Pulau Selaru telah disiapkan dan diperjuangkan sejak lama oleh salah satu sesepuh Tanimbar, Lukas Uwuratuw. Lahan yang disiapkan tersebut memiliki luas kurang lebih 700 hektar dan dinilai sangat strategis untuk pengembangan kawasan industri petrokimia di masa mendatang.

‎Menurutnya, masyarakat Tanimbar tidak boleh hanya berharap bekerja di proyek utama PT INPEX Masela ketika memasuki tahap akhir produksi LNG. Sebab, pada tahap produksi tersebut kebutuhan tenaga kerja lebih banyak didominasi tenaga-tenaga terampil dan spesialis, sehingga jumlah pekerja umum akan semakin berkurang.

‎“Oleh karena itu, hilirisasi petrokimia di Pulau Selaru harus diperjuangkan bersama karena dapat membuka peluang kerja baru bagi masyarakat, khususnya anak-anak Tanimbar, dalam sektor industri pengolahan,” katanya.

‎Ongker Batmomolin juga mengutip pesan sesepuh Tanimbar, Lukas Uwuratuw, yang menurutnya menjadi semangat perjuangan masyarakat Tanimbar dalam mendukung hilirisasi petrokimia di Pulau Selaru.

‎“Dari Selaru untuk Tanimbar, dari Tanimbar untuk Maluku, dari Maluku untuk Indonesia,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA