Dambaan Puluhan Tahun Terwujud, Jalan di Kecamatan Afulu Kini Mulus Diaspal

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Jun 2026 14:14 8 Intelijen Nasional

 

 

NIAS UTARA KPK Tipikor.id

— Senyum bahagia kini terpancar di wajah warga Kecamatan Afulu, Kabupaten Nias Utara. Ruas jalan yang selama puluhan tahun dalam kondisi rusak parah, berlubang, dan berlumpur saat musim hujan, kini telah selesai diaspal mulus.

 

Pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan bagian dari paket preservasi jalan yang digelontorkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara. Pengerjaan pengaspalan difokuskan pada segmen penting, salah satunya adalah akses jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer dari depan SMA Negeri 1 Afulu menuju simpang jalan nasional.

 

Selama bertahun-tahun, ruas jalan ini menjadi tantangan berat bagi mobilitas warga, terutama bagi para pelajar yang setiap hari harus bertaruh dengan kondisi jalan yang becek untuk pergi ke sekolah. Kini, setelah proses pengaspalan rampung, jalan tersebut sudah dapat dilalui dengan nyaman dan aman secara fungsional.

 

Apresiasi dari Masyarakat dan Pelajar

 

Keberhasilan proyek pengaspalan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat. Salah seorang warga mengungkapkan bahwa jalan mulus ini bukan lagi sekadar mimpi bagi mereka.

 

“Sudah puluhan tahun kami mendambakan jalan yang layak. Ini adalah satu-satunya jalan penghubung antar-desa yang setiap hari dilewati anak-anak sekolah. Sekarang jalan kami sudah mulus diaspal, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang akhirnya merealisasikan pembangunan ini,” ujar salah seorang warga dengan antusias.

 

Selain mempermudah akses anak sekolah, aspal baru ini juga diyakini akan membawa dampak positif yang besar bagi perekonomian warga Afulu. Mobilitas transportasi yang lancar akan memangkas waktu tempuh dan mempermudah para petani dalam mengangkut serta memasarkan hasil-hasil pertanian mereka ke pusat kota.

 

Dengan selesainya pengaspalan di segmen utama Kecamatan Afulu ini, pemerintah diharapkan dapat terus melanjutkan pembangunan infrastruktur serupa ke wilayah-wilayah penghubung lainnya guna membebaskan daerah dari keterisolasian dan mendorong pemerataan ekonomi di Nias Utara.

 

Dedi zal.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA