Bupati Kayong Utara Minta Desa Bergerak, Abdul Khaliq: Lengkapi Posko Karhutla Desa Dengan Alat dan Sistem Respons*

waktu baca 1 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 06:35 9 Admin KPK

 

 

KPKtipikor.Kayong Utara — Bupati Kayong Utara telah mengimbau camat dan kepala desa mengaktifkan perangkat desa, Linmas, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan masyarakat untuk memantau wilayah rawan karhutla, melaporkan setiap kejadian kebakaran, serta membantu penanganannya.

 

“Imbauan Bupati ini justru memperkuat apa yang kami sampaikan sebelumnya. Kalau desa diminta memantau dan merespons kebakaran, maka harus ada sistem yang jelas di tingkat desa,” ujar Abdul Khaliq, pemerhati kebijakan publik dan aktivis Serikat Buruh Kayong Utara.

 

Menurutnya, posko bukan tempat berkumpul, melainkan pusat deteksi dini, koordinasi, dan respons cepat.

 

“Jangan menunggu api membesar baru mencari pasukan. Ketika api masih kecil, harus sudah ada yang mendeteksi dan melakukan penanganan awal,” katanya.

 

“Kalau desa diberi tugas, berikan juga kemampuan untuk menjalankan tugas itu. Poskonya ada, orangnya ada, alatnya ada, komunikasinya jelas dan dukungannya tersedia. Jangan berhenti pada imbauan,” tegasnya.

 

Abdul Khaliq berharap imbauan Bupati segera diterjemahkan menjadi sistem kesiapsiagaan nyata di setiap desa.ujar nya 25/09/2026

 

“Jangan hanya menunggu laporan kebakaran dari desa. Pastikan desa memiliki kemampuan mendeteksi dan merespons sebelum api menjadi besar,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA