Pemkot Tangsel Soroti Konstruksi Gardu Trafo PLN yang Roboh di Pondok Aren, Perbaikan Rumah Warga Segera Dilakukan

waktu baca 3 menit
Senin, 2 Nov 2026 17:00 9 Admin KPK

 

 

 

 

 

 

 

KPKTIPOKOR.ID

 

 

 

Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyoroti konstruksi tiang dan gardu trafo milik PT PLN yang roboh hingga menimpa kanopi rumah warga di Jalan Ceger Raya, Kecamatan Pondok Aren, Minggu (1/11/2026) malam. Dugaan sementara, kejadian tersebut berkaitan dengan kondisi fondasi konstruksi serta tanah di sekitar lokasi pekerjaan yang menjadi labil setelah diguyur hujan deras.

 

Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan, Eka Pribawa Achirudin, menjelaskan bahwa gardu trafo tersebut berada di area pedestrian, sementara pekerjaan pembangunan long storage dilaksanakan di luar area pedestrian.

 

Menurut Eka, berdasarkan kondisi tersebut, pekerjaan galian diperkirakan tidak mengganggu konstruksi tiang dan gardu trafo apabila aset tersebut memiliki fondasi yang memadai.

 

“Kalau memang ada fondasi, sedangkan kita pengerjaannya di luar pedestrian, ya sudah pasti aman. Ternyata kita sudah mengerjakan di luar pedestrian, ternyata ikut roboh,” ujar Eka.

 

Ia menjelaskan, pembangunan long storage merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam mengatasi persoalan banjir di kawasan Pasar Ceger dan Jalan Ceger Raya. Infrastruktur tersebut dirancang untuk menampung limpasan air dari kawasan sekitar, kemudian mengalirkannya melalui sistem pompa menuju Kali Ciputat.

 

Pembangunan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan penanganan genangan yang selama ini berdampak pada kawasan permukiman, termasuk Taman Mangu Indah. Oleh karena itu, proyek tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir di wilayah tersebut.

 

Eka menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PLN terkait keberadaan aset kelistrikan di sekitar lokasi pekerjaan. Namun, saat pekerjaan berlangsung, hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan diduga menyebabkan kondisi tanah di sekitar galian menjadi labil hingga gardu trafo roboh.

 

Dalam kejadian tersebut, kanopi rumah warga tertimpa material akibat robohnya konstruksi. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

 

Terkait kerusakan yang dialami warga, Eka Kabid SDA memastikan bahwa perbaikan akan menjadi tanggung jawab pelaksana proyek. Komunikasi dengan pemilik rumah juga telah dilakukan untuk memastikan penanganan kerusakan dapat segera dilaksanakan.

 

“Ganti rugi untuk rumahnya dibebankan kepada kita, oleh pelaksana. Alhamdulillah sudah ada komunikasi dengan pemilik rumah. Insyaallah besok langsung dikerjakan,” katanya.

 

Perbaikan rumah warga direncanakan segera dilakukan setelah proses pemindahan aset kelistrikan oleh PLN selesai, sehingga pekerjaan dapat berlangsung dengan aman dan tidak mengganggu penanganan aset tersebut.

 

Pemkot Tangsel menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendalian banjir tetap diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, koordinasi antarpihak, serta penanganan dampak yang timbul selama pelaksanaan pekerjaan. ( Toni )

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA