KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
MALANG KOTA — Penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir Supit Urang di Kota Malang mendapat penguatan armada dari Polresta Malang Kota, Kamis (22/10/2026). Kepolisian menerapkan skema pembagian sarana dan personel secara fleksibel untuk mendukung penanggulangan kebakaran tanpa mengabaikan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Satu unit Armoured Water Cannon beserta 30 personel gabungan dari Polres dan Polsek dikerahkan ke lokasi kebakaran sejak pukul 08.00 WIB. Langkah ini diambil setelah dilakukan evaluasi kebutuhan operasional di lapangan.
Kabag Ops Polresta Malang Kota, Kompol Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa unit kendaraan taktis tersebut pada awalnya disiagakan untuk menjaga kondusivitas aksi unjuk rasa di pusat kota. Mengingat armada dari Dinas Pemadam Kebakaran sudah meluncur ke lokasi TPA, kepolisian membagi fokus tugas terlebih dahulu sebelum menggeser unit pendukung pada pagi hari.
Pergeseran armada dilakukan melalui sistem pergantian tugas secara terstruktur. Setibanya di lokasi, kendaraan dapat bermanuver dengan lancar berkat akses jalan beraspal yang memadai di sisi TPA, sehingga titik semprotan air dapat diarahkan langsung ke pusat kepulan asap dan sumber api.
Kerja sama antara Polresta Malang Kota, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Lingkungan Hidup ini akan terus berlangsung secara berkesinambungan. Kepolisian memastikan bantuan personel dan ketersediaan armada taktis tetap disiagakan sampai proses pemadaman dan pendinginan TPA Supit Urang tuntas sepenuhnya. Sumber berita: (Red Jaskurnia)
Tidak ada komentar