Angka Konflik Sosial Turun 37,5 Persen, Polri Gencarkan Ratusan Operasi Kewilayahan

waktu baca 1 menit
Kamis, 8 Okt 2026 22:34 4 Korlip Nasional

KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

JAKARTA – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mencatat adanya penurunan signifikan pada kasus konflik sosial di Indonesia. Berdasarkan data terbaru, peristiwa konflik sosial berhasil ditekan hingga 37,5 persen, sementara jumlah korban akibat konflik tersebut turun drastis hingga 77,1 persen.

Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat menyatakan bahwa penurunan angka konflik tersebut tidak lepas dari strategi Polri dalam menggelar operasi kepolisian dan memperkuat kehadiran personel di wilayah-wilayah berpotensi rawan.

“Jadi polisi itu memang harus hadir di setiap tempat-tempat yang potensi menimbulkan konflik,” ujar Wahyu di Jakarta, Kamis (8/10/2026). Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, polisi selalu mengedepankan cara-cara yang humanis dan dialogis.

Sepanjang periode pelaporan, Polri telah melaksanakan total 419 operasi kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Operasi tersebut dibagi menjadi dua fokus, yakni 9 operasi terpusat yang dikendalikan oleh Mabes Polri dan 410 operasi kewilayahan yang digerakkan oleh polda-polda di seluruh wilayah Indonesia.

Selain operasi kepolisian, Polri juga mengandalkan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk menjaga stabilitas di tingkat desa. Wahyu berharap, tren penurunan angka konflik sosial ini dapat terus dijaga guna memastikan keamanan agenda-agenda strategis bangsa ke depan. Sumber berita: (Red Jaskurnia)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA