KPK TIPIKOR INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
GENTENG – Unit Lantas Polsek Genteng melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung di ruas Jalan Gajah Mada, tepat di depan kawasan Pasar Genteng, pada Kamis (10/9/2026) siang sekitar pukul 14.28 WIB. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta menjamin keselamatan pejalan kaki di tengah tingginya aktivitas masyarakat pada jam pasaran.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tingginya mobilitas pada jam pasaran tersebut memicu peningkatan volume kendaraan secara signifikan. Aktivitas bongkar muat komoditas sayuran, proses jual beli, hingga tingginya intensitas kendaraan yang keluar-masuk area pasar menjadi faktor utama penyebab melambatnya laju lalu lintas di kawasan tersebut.
Untuk mencegah terjadinya kemacetan yang berkepanjangan, personel kepolisian yang bertugas memberlakukan sistem pengaturan arus secara bergantian, baik dari arah timur maupun arah barat. Pengaturan penyeberangan bagi para pejalan kaki dan pengunjung pasar juga ditingkatkan guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Kanit Lantas Polsek Genteng, IPDA Suwandono, S.H., menjelaskan bahwa langkah penyiagaan personel di lokasi rawan kepadatan merupakan bagian dari pelayanan rutin kepolisian untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi warga dan kenyamanan para pengguna jalan.
“Jam pasaran memang rawan terjadi penumpukan kendaraan. Kami melakukan tindakan pengaturan lalu lintas ini agar roda perekonomian masyarakat tetap berjalan dengan lancar, namun di sisi lain hak dan keselamatan para pengguna jalan lain juga tetap terjaga secara aman,” ujar IPDA Suwandono saat memberikan keterangannya di lokasi.
Aksi tanggap kepolisian tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Polsek Genteng turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pedagang serta pengendara yang telah bersikap tertib dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja sama dalam menjaga ketertiban, kelancaran, dan keamanan lalu lintas, khususnya di titik-titik pusat kegiatan ekonomi warga. Sumber berita: (Red Kurnia)
Tidak ada komentar