295 Pelajar SD-SMP Meriahkan Lomba Kebudayaan Peringati HUT RI Ke-81 di Bengkulu Selatan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 13:23 9 Korwil Bengkulu

BENGKULU SELATAN — Sebanyak 295 pelajar jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tampil memeriahkan lomba kebudayaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan melalui Bidang Kebudayaan, sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus melestarikan warisan budaya lokal di kalangan generasi muda.

Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto. Turut hadir Kepala Dikbud Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, Sekretaris Dikbud Bengkulu Selatan, Ewaltan, Kepala Bidang Kebudayaan, dewan juri, serta para guru pendamping dari seluruh sekolah peserta.

Wakil Bupati Yevri Sudianto menyambut positif pelaksanaan lomba tersebut dan menilainya sebagai langkah nyata dalam menjaga serta mengembangkan kebudayaan daerah sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya nasional.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kami berharap lomba seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun, bahkan ke depan bisa menjadi ajang budaya yang lebih besar hingga menembus tingkat nasional,” ujar Yevri saat memberi sambutan.

Melestarikan Budaya Sejak Dini

Sementara itu, Kepala Dikbud Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, menyampaikan bahwa lomba kebudayaan ini merupakan wujud nyata pelestarian budaya khas Bengkulu Selatan kepada generasi penerus.

Menurutnya, kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan HUT RI, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan budaya daerah kepada anak-anak sejak usia dini.

“Momentum ini menjadi bukti nyata upaya kita menjaga budaya daerah agar tetap hidup. Harapannya, budaya yang kita miliki dapat terus dikenal, dipelajari, dan dilestarikan oleh masyarakat, khususnya generasi muda,” tegas Lusi.

Ragam Cabang dan Kriteria Penilaian

Sebanyak 295 peserta berasal dari 55 sekolah jenjang SD dan 13 sekolah jenjang SMP yang tersebar di berbagai wilayah Bengkulu Selatan. Mereka memperebutkan penilaian di beberapa cabang lomba budaya khas daerah, yaitu Nabuh Kelintang (8 peserta), Napa Penganting (12 peserta), Napa Badal (33 peserta), dan Tari Andun (54 peserta).

Dewan juri menilai penampilan peserta berdasarkan sejumlah kriteria, meliputi kelengkapan busana, keselarasan gerakan, bunyi alat musik kelintang, ekspresi, kelancaran hafalan gerakan, serta kekompakan gerakan tangan dan kaki beserta sejumlah aspek teknis lainnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap seni dan budaya daerah tetap lestari dan semakin dicintai generasi muda, sehingga warisan budaya luhur nenek moyang dapat terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Reporter: Yoni

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA